Kamis, 4 Juni 2026

Puluhan Wisatawan Tersengat Ubur-ubur Dipantai Gunung Kidul

Photo Author
Tim Redaksi, Nawacita Post
- Kamis, 6 Juni 2019 | 18:01 WIB
Yogyakarta, NAWACITA - Selama beberapa hari terakhir, ratusan wisatawan yang bermain di sejumlah pantai di pantai Gunungkidul, Yogyakarta, tersengat ubur-ubur. Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Surisdiyanto mengatakan, serangan ubur-ubur terjadi sejak Senin (3/6/2019).

"Serangan ubur-ubur didominasi oleh anak-anak. Ada beberapa wisatawan yang sengaja memegang karena ketidaktahuan," katanya dikutip Kompas pada Kamis (6/6/2019).

Serangan terjadi di sejumlah pantai diantaranya di Pantai Kukup, Sepanjang, dan Pantai Dini. Menurut keterangannya, beberapa korban serangan ubur-ubur harus diberikan bantuan oksigen karena mengalami sesak nafas.

Bentuk ubur-ubur ini bisa menarik perhatian, khususnya anak-anak karena memiliki bentuk dan warna yang unik. Bentuk warna menarik ini seringkali membuat pengunjung ingi menyentuh hewan ini.

"Kami menyediakan cairan amoniak dan asam cuka sebagai penawar racun dari sengatan ubur-ubur," ucapnya.

Himbauan kepada wisatawan diharapkan, jika menemukan hewan bertentakel berwarna biru untuk tidak disentuh. Bentuk ubur-ubur ini bisa menarik perhatian, khususnya anak-anak karena memiliki bentuk dan warna yang unik. dapun reaksi dari sengatan berbeda-beda mulai dari gatal-gatal, kepanasan, sesak nafas sampai pingsan.

Menurut dia, hari ini sudah terjadi peningkatan pengunjung ke kawasan pantai. Sejumlah pantai sudah dikunjungi wisatawan sejak pagi. Puluhan petugas SAR Satlinmas disebar untuk mengawasi pengunjung.

Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Marjono menambahkan, kemunculan ubur-ubur atau di masyarakat lokal dikenal impes ini, karena kondisi di laut dingin sehingga ubur-ubur mencari tempat yang hangat di kawasan pantai. (ANT)

 

Editor: Tim Redaksi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini