NAWACITAPOST.COM - Pada tahun 2016, Jessica Wongso menjadi sorotan publik lantaran ia dituding terlibat kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin.
Jessica Wongso terlibat dalam sebuah kontroversi besar terkait kasus kopi berisi sianida yang disebut menelan nyawa Wayan Mirna Salihin.
Kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin kembali menjadi sorotan meskipun sudah 7 tahun silam setelah ada film dokumenter berjudul Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso.
Walaupun tujuh tahun sudah kasus ini berlalu, pengacara Jessica Wongso, Otto Hasibuan tetap bersih keras kalau kliennya tidak bersalah meskipun sudah divonis 20 penjara di Lapas Pondok Bambu, Jakarta Timur.
Sampai saat ini, Jessica Wongso masih bersikukuh bahwa dirinya tak pernah membunuh sahabatnya itu pada 2016 silam di kafe Olivier, Grand Indonesia.
Dengan begitu, Otto Hasibuan hingga kini tetap begitu percaya kepada kliennya itu bukanlah pembunuh Wayan Mirna Salihin dengan kopi yang dicampur sianida.
“Saya meyakini berdasarkan hati dan pikiran saya, dengan ilmu yang Tuhan berikan pada saya bahwa Jessica ini tidak bersalah, tetapi dia dihukum,” ungkap Otto Hasibuan dikutip dari laman YouTube Intens Investigasi, Selasa (10/10/2023)
Meski sudah menjalani 7 tahun hukuman penjara, Jessica Wongso tetap konsisten bahwa ia memberi pernyataan kalau dirinya tidak bersalah lantaran ia tak membunuh Wayan Mirna Salihin.
“Saya tidak bisa mengatakan 1000 persen, tapi 99,9 persen itu dia tidak bersalah,” katanya.
Dengan begitu, Otto Hasibuan juga sempat menyinggung soal peluang pengajuan peninjauan kembali (PK).
Bukan hanya itu, Otto Hasibuan juga berupaya untuk meminta Krishna Mukti untuk menyelidiki kembali kasus kopi sianida.
“Pasti kita akan mengajukan PK, tapi saya hanya ingin Krishna Murti membuka barang bukti. Jujurlah, kenapa anda tidak autopsi. Itu saja yang saya mau,” ungkap Otto Hasibuan.
Walaupun kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin sudah 7 tahun silam. Kasus ini harus tetap dibawa di pengadilan.
Sementera itu, Otto Hasibuan juga meminta Krishna Murti untuk memaparkan dan menjelaskan hal hal yang disebut sebut ada yang janggal oleh masyarakat.
“Anda kan bujuk-bujuk Darmawan Salihin untuk autopsi, tapi setelah dibawa kesana kenapa anda tidak autopsi," katanya.
"Anda bilang kan kalau tidak autopsi case close, tapi kenapa anda bawa ke pengadilan? Tolong Krishna Murti jawab hal itu,” pungkas Otto Hasibuan. (****)