NAWACITAPOST.COM - Beberapa produk yang sudah lama beredar di Indonesia sering kali dianggap sebagai produk lokal, padahal sebenarnya berasal dari luar negeri. Hal ini terjadi karena popularitas mereka yang tinggi di Tanah Air, ditambah dengan produksi atau distribusi yang sudah sangat luas.
Banyak orang yang menggunakan produk-produk ini tanpa mengetahui asal-usul sebenarnya. Sejumlah merek ini dikenal sejak lama dan sudah melekat dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Produk-produk tersebut sering digunakan dalam berbagai keperluan, mulai dari kebutuhan rumah tangga hingga kesehatan.
Tidak jarang, orang beranggapan bahwa produk tersebut adalah buatan dalam negeri karena pemasarannya yang begitu luas. Namun, jika ditelusuri lebih jauh, beberapa merek ternama ini ternyata berasal dari berbagai negara di dunia. Berikut adalah beberapa produk luar negeri yang sering dikira berasal dari Indonesia.
1. Salonpas
Salonpas adalah produk obat tempel pereda nyeri yang banyak digunakan di Indonesia. Merek ini berasal dari Jepang dan diproduksi oleh Hisamitsu Pharmaceutical. Produk ini telah beredar di berbagai negara dan dikenal sebagai solusi praktis untuk meredakan pegal serta nyeri otot.
2. Bata
Bata merupakan salah satu merek sepatu yang cukup populer di Indonesia. Meski banyak orang mengira bahwa ini adalah merek lokal, sebenarnya Bata berasal dari Republik Ceko. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1894 dan telah berkembang menjadi merek global dengan berbagai cabang di banyak negara.
3. Susu Bendera
Susu Bendera merupakan merek susu kental manis yang sudah dikenal luas di Indonesia. Produk ini adalah bagian dari FrieslandCampina, sebuah perusahaan susu yang berasal dari Belanda. Merek ini telah hadir di Indonesia sejak lama dan menjadi salah satu pilihan utama dalam kategori susu kental manis.
4. Nugget Fiesta
Nugget Fiesta adalah salah satu merek nugget yang banyak ditemukan di pasar Indonesia. Banyak yang mengira bahwa ini adalah produk lokal, padahal merek ini dimiliki oleh Charoen Pokphand, sebuah perusahaan asal Thailand yang juga dikenal sebagai salah satu produsen makanan terbesar di Asia.
Baca Juga: Swedia Kembali ke Buku Teks: Mengapa Pendidikan Digital Kurang Efektif?
5. Betadine