Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat, pemimpin lintas agama, serta pengurus pusat dan daerah Pewarna Indonesia. Kehadiran media lokal juga turut memeriahkan acara ini, yang diharapkan menjadi langkah awal dalam upaya bersama membangun Bekasi sebagai kota yang lebih toleran dan inklusif di masa depan.