NAWACITAPOST.COM - PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) sukses mencapai marketing sales sebesar Rp 770 miliar pada semester pertama tahun 2024. Capaian ini didorong oleh penjualan berbagai unit properti, termasuk rumah di township Grand Pakuwon dan Pakuwon City, serta unit apartemen di Pakuwon Bekasi, Pakuwon Mall Surabaya, Eastcoast Mansion Surabaya, dan tower One Icon di Tunjungan Plaza Surabaya.
Director and Corporate Secretary PT Pakuwon Jati Tbk, Minarto Basuki, mengungkapkan bahwa sekitar 70 persen dari total marketing sales perusahaan berkontribusi dari program insentif PPN DTP yang masih berjalan sejak triwulan IV-2023.
"Perusahaan mencatat bahwa sekitar 70 persen dari total marketing sales Perusahaan berasal dari program insentif PPN DTP yang masih dijalankan oleh pemerintah sejak triwulan IV-2023," katanya, dikutip Senin (29/7/2024).
Baca Juga: Jokowi Resmikan Istana Garuda sebagai Nama Kantor Presiden di IKN
Selama periode tersebut, Pakuwon Jati juga mencatatkan pendapatan bersih sebesar Rp 3,26 triliun, meningkat 13 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp 2,90 triliun. Penjualan terdiri dari rumah tapak sebesar 54 persen dan kondominium serta perkantoran sebesar 46 persen.
Dalam hal pendapatan per segmen, retail leasing berkontribusi sebesar 52 persen, diikuti oleh hotel dan serviced apartment sebesar 19 persen, office leasing 5 persen, kondominium 12 persen, landed houses sales 11 persen, dan office sales 1 persen.
Laba bruto perusahaan tercatat mencapai Rp 1,85 triliun, naik 14 persen dari tahun lalu, sementara EBITDA mencapai Rp 1,79 triliun, meningkat 10 persen. Laba bersih yang disesuaikan mencapai Rp 1,35 triliun, naik signifikan sebesar 31 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebesar Rp 1,03 triliun.
"Laba Bersih yang disesuaikan tercatat sebesar Rp 1,35 trilliun, naik 31 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1,03 trilliun," ujarnya.