nasional

Situasi dan Kondisi Terkini Gunung Ruang, BMKG Terus Pantau Potensi Tsunami Akibat Ada Peningkatkan Status

Kamis, 18 April 2024 | 13:49 WIB
Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, mengungkapkan bahwa setidaknya ada lima sumber daya teknologi (Foto: dok)

NAWACITAPOST.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus mengintensifkan pemantauan terhadap potensi tsunami seiring dengan peningkatan status Gunung Ruang di Sulawesi Utara (Sulut).

Dalam upaya ini, BMKG telah memanfaatkan seluruh sumber daya teknologi yang dimilikinya untuk memitigasi risiko yang mungkin timbul.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, mengungkapkan bahwa setidaknya ada lima sumber daya teknologi yang dikerahkan untuk mengawasi potensi tsunami.

Di antaranya adalah peralatan Tide Gauge dan Automatik Weather System Maritim yang telah tersebar di wilayah Kepulauan Sangihe, Bitung, dan Pulau Siau.

Daryono menegaskan bahwa seluruh teknologi tersebut dioperasionalkan secara maksimal, bekerja sama dengan petugas dari Badan Informasi Geospasial (BIG) dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Baca Juga: Eksplore Hutan Mangrove Pasir Kadilangu di Purworejo, Destinasi Wisata Menawan Kekinian yang Instagramable

Tujuannya adalah untuk mengawasi setiap pergerakan air laut yang dapat mengindikasikan adanya potensi tsunami akibat erupsi Gunung Ruang.

"Kami beroperasi 24 jam penuh, bekerja bersama PVMBG, seolah tak kenal lelah, untuk memantau muka laut guna mengantisipasi potensi tsunami di sekitar Gunung Ruang," ujar Daryono seperti dilaporkan Antara pada Kamis (18/4/2024).

Daryono menjelaskan bahwa erupsi gunung berapi seperti Gunung Ruang memiliki potensi besar untuk menyebabkan tsunami.

Hal ini disebabkan oleh fenomena flank collapse, yaitu runtuhnya sebagian atau keseluruhan badan gunung.

Meskipun fenomena ini belum terjadi, namun tetap menjadi ancaman yang perlu diwaspadai, mengingat sejarah erupsi Gunung Ruang pada tahun 1871 yang menyebabkan tsunami setinggi 25 meter dan menelan korban jiwa sekitar 400 orang.

Baca Juga: 10 Destinasi Wisata Kekinian yang Memukau di Purworejo: Pesona Tersembunyi Jawa Tengah

Meskipun demikian, hasil monitoring BMKG saat ini menunjukkan bahwa kondisi laut masih dalam keadaan normal tanpa adanya anomali yang mengkhawatirkan.

Meskipun Gunung Ruang telah mengalami beberapa kali erupsi dalam rentang waktu 24 jam terakhir, BMKG terus berusaha memantau situasi dengan cermat untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan dalam menghadapi potensi bencana.

Halaman:

Tags

Terkini