nasional

ASN Diberi Kesempatan WFH pada 16-17 April 2024 untuk Mengatur Arus Balik Lebaran

Senin, 15 April 2024 | 09:03 WIB
Menko PMK, Muhadjir Effendy Ajak Masyarakat Mudik Lebaran Lebih Awal (Foto: Kemenko PMK )

NAWACITAPOST.COM - Pemerintah memberikan kebijakan yang menarik bagi aparatur sipil negara (ASN) dengan memperbolehkan mereka untuk bekerja dari rumah (WFH) pada tanggal 16-17 April 2024.

Tujuan dari kebijakan ini adalah untuk mengatur arus balik Lebaran agar tidak menyamai jadwal arus balik non-ASN.

Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy, menyampaikan pernyataan ini usai membuka jalur one way dari Km 414 Gerbang Tol Kalikangkung hingga Km 72 Tol Cipali.

"Silakan ASN bisa menunda, tidak usah ikut sama non-ASN, jadi bisa berangkat pada hari Rabu dan Kamis," ujarnya.

Namun, peraturan ini berlaku bagi ASN yang tidak memiliki anak sekolah. Muhadjir Effendy menegaskan bahwa ASN yang memiliki anak sekolah tetap harus mengikuti aturan sekolah dan tidak boleh bolos.

Baca Juga: Pasca Hari Raya Idul Fitri 1445 H Kakanwil Jabar Kunjungi Rutan Depok

Mereka hanya diberi kesempatan WFH selama dua hari, yakni pada tanggal 16-17 April 2024.

Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat manajemen arus balik Lebaran.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB), Abdullah Azwar Anas, menjelaskan bahwa kombinasi tugas kedinasan dari kantor (WFO) dan dari rumah (WFH) diterapkan secara ketat dengan tetap mengutamakan kinerja organisasi dan kualitas pelayanan publik.

Bagi instansi yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik, WFO tetap diterapkan secara optimal sebesar 100 persen. Sedangkan untuk instansi pemerintah yang berkaitan dengan administrasi pemerintahan dan layanan dukungan pimpinan, WFH dapat dijalankan maksimal 50 persen dari jumlah pegawai.

Dengan kebijakan ini, diharapkan arus balik Lebaran dapat lebih terkendali dan teratur, serta memberikan kesempatan bagi ASN untuk mengatur waktu pulang mereka tanpa harus bersaing dengan arus balik non-ASN.

Semua ini dilakukan dalam upaya menjaga kesejahteraan dan keamanan seluruh masyarakat Indonesia selama masa liburan Lebaran.

 

Tags

Terkini