NAWACITAPOST.COM - PDI Perjuangan (PDIP) merayakan kemenangan besar setelah berhasil meraih suara tertinggi dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024.
Keberhasilan ini menjadikan partai yang dipimpin oleh Megawati Soekarnoputri meraih prestasi gemilang dengan memperoleh hattrick dalam sejarah politik Indonesia.
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian ini, yang didukung oleh seluruh struktur partai dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD), Dewan Pimpinan Cabang (DPC), hingga Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI-P.
Namun demikian, Hasto menekankan bahwa hasil tersebut tidak didapatkan dengan mudah, mengingat sejumlah tantangan dan persoalan yang dihadapi oleh PDIP selama proses Pemilu 2024.
Menurut Hasto, PDIP harus bertarung dalam kondisi di mana supremasi hukum terpuruk, serta dugaan penyalahgunaan kekuasaan yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo, yang menyebabkan berbagai kecurangan mulai dari tingkat perundang-undangan di Mahkamah Konstitusi hingga pada proses pelaksanaannya.
Baca Juga: 60 Warga Binaan Ikuti Pesantren Ramadhan Yang di Gelar Kalapas Samarinda
"Bahkan saat ini, intimidasi masih sering terjadi, menunjukkan sisi gelap dalam demokrasi Indonesia, yang oleh beberapa ahli dan disebut oleh Pak Jusuf Kalla sebagai pemilu paling brutal dalam sejarah," ujar Hasto di Kantor DPP PDI-P dikutip dari youtube KompasTV, baru baru ini.
Meskipun dihadapkan pada berbagai persoalan tersebut, Hasto menegaskan bahwa PDIP tetap mampu bertahan dan meraih kemenangan dalam Pemilu 2024.
Berdasarkan perhitungan sementara, PDIP berhasil memperoleh 110 kursi di DPR RI, sementara di tingkat kabupaten atau kota, jumlah kursi PDIP meningkat dari 2806 pada 2019 menjadi 2823 kursi, menunjukkan kenaikan sebanyak 17 kursi.
Dengan hasil tersebut, PDIP berhasil menempatkan kader-kadernya sebagai Ketua DPRD di tingkat kabupaten/kota sebanyak 152 kader atau 30 persen, serta wakil ketua sebanyak 157 kader.
"Jika kami menilai eksistensi PDIP di tengah serangan yang begitu hebat di tingkat kabupaten atau kota, dilihat dari perolehan wakil ketua dan ketua DPRD, eksistensi kami mencapai 60 persen dari 514," tambah Hasto.
Baca Juga: Berbagi Berkah Ramadan, Pegawai Imigrasi Ngurah Rai Bagi-Bagi 150 Paket Takjil
Hasil rekapitulasi nasional Pileg 2024 yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) menunjukkan bahwa PDIP menjadi pemenang dengan perolehan suara sebanyak 25.387.278 suara dari total 84 daerah pemilihan.
Jika dibandingkan dengan total suara sah Pileg DPR RI 2024 yang mencapai 151.796.630 suara, maka PDIP berhasil meraih 16,72 persen suara, mengukuhkan posisinya sebagai kekuatan politik utama dalam pesta demokrasi Indonesia. (*****)