Meskipun menyetujui pengunduran diri Nanik demi kemanusiaan dan kesehatan, Presiden menetapkan syarat khusus: Nanik harus tetap berada di BGN sebagai Dewan Pengawas.
"Presiden prihatin dan kasihan dengan saya, Beliau menyetujui, namun saya diminta tetap ikut mengawasi BGN. Jadi, siapa pun yang dilantik nanti, saya siap mengawasi," pungkasnya.
Kini, bola panas ada di tangan sang pengganti. Publik pun makin tak sabar menanti: siapakah sosok 'adik' yang siap mengemban amanah besar ini di bawah tatapan tajam Nanik S. Deyang?