NAWACITAPOST.COM — Sebuah guncangan hebat melanda jajaran birokrasi pemerintahan. Belum reda kejutan publik atas mundurnya Nanik S Deyang dari kursi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), kini perhatian publik langsung tertuju pada misteri sosok penggantinya. Di balik keputusannya yang dramatis untuk mundur, Nanik meninggalkan sebuah pesan penuh teka-teki yang langsung membakar rasa penasaran publik.
Siapakah sosok yang siap menduduki kursi panas BGN tersebut?
Hanya 45 Hari di Puncak BGN
Langkah Nanik di BGN sejatinya bak roller coaster. Setelah sempat dilantik sebagai Wakil Kepala BGN pada September 2025—menggeser posisinya dari Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan—kariernya melesat hingga dipercaya memimpin BGN pada 8 Juni 2026.
Namun, takdir berkata lain. Hanya dalam kurun waktu 45 hari, masa kepemimpinannya terhenti mendadak. Alasan kesehatan menjadi benteng tebal yang memaksanya menepi.
Baca Juga: Kasus Dugaan Penganiayaan Lansia di STPL Kemensos Bekasi Naik ke Level Penyidikan!
Pamitan Berdarah Dingin dengan Presiden Prabowo
Keputusan berat ini tidak diambil sembarangan. Nanik mengonfirmasi bahwa dirinya telah menghadap langsung ke Presiden RI, Prabowo Subianto, untuk menyampaikan pengunduran dirinya secara terhormat demi fokus menjalani pengobatan penyakit jantung yang diidapnya.
"Dengan berat hati akhirnya saya pamit Bapak Presiden untuk melakukan pengobatan di luar negeri untuk jantung saya," ungkap Nanik. "Rencananya hari ini, Rabu, 22 Juli 2026, saya berangkat."
Guna meluruskan spekulasi, Nanik menegaskan bahwa pengobatan ke luar negeri ini bukanlah bentuk ketidakpercayaannya terhadap fasilitas kesehatan tanah air.
Baca Juga: Baru 1,5 Bulan Menjabat, Nanik S Deyang Mundur dari Kursi Kepala BGN!"Ini bukan berarti tidak percaya dokter hebat di Indonesia. Ini purely untuk second opinion atas rekomendasi kawan," tegasnya.
Kode "Adik Saya" dan Ancaman Jeweran Nanik
Di tengah langkahnya menuju penerbangan pengobatan, Nanik melempar sebuah sinyal panas melalui akun Facebook pribadinya. Ia membeberkan gambaran mengenai calon pemegang tongkat estafet kepemimpinan BGN selanjutnya.
"Insyaallah pengganti saya adalah 'adik saya', di mana saya bisa menjewer kalau misalnya terjadi hal-hal yang menyimpang," tulis Nanik tegas.
Pernyataan ini langsung menyedot perhatian publik! Meski tak lagi memegang tongkat komando tertinggi, 'cengkraman' Nanik di BGN dipastikan tidak akan melar.
Presiden Beri 'Lampu Hijau', Nanik Tetap Jadi Pengawas!
Bukan tanpa alasan Nanik berani melontarkan ancaman "jeweran" tersebut. Ternyata, Presiden Prabowo sendiri yang meminta Nanik untuk tidak lepas tangan begitu saja dari BGN.
Baca Juga: Bencana Belum Pulih, Gaya Flexing Anak Eks Plt Sekda Gayo Lues Panen Kecaman Pedas Warganet!