Dilema Komunitas dan Langkah KBRI
Pelarian Femas turut memicu dilema besar di lingkaran pekerja migran non-prosedural. Warga lokal menyebutkan bahwa penangkapan secara masif di area basecamp berisiko terseretnya WNI ilegal lainnya. Karena itu, koordinasi intensif dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Seoul menjadi satu-satunya jalan keluar resmi.
Masyarakat dan komunitas WNI di Korea Selatan kini diimbau untuk terus menyebarkan foto Femas agar pabrik-pabrik lokal tidak menerima Femas bekerja, sekaligus mempersempit ruang gerak pelariannya.