NAWACITAPOST.COM - Calon Wakil Presiden (Cawapres) Nomor Urut 3, Mahfud MD, menegaskan bahwa usulan hak angket DPR terhadap dugaan kecurangan Pilpres 2024 tidak digemboskan. Bahkan, kata dia, pompanya semakin keras.
Hal itu disampaikan Mahfud Md menanggapi anggapan bahwa hak angket hanya sebatas menggertak. "Bukan gembos, ini makin keras pompanya. Ini makin keras, enggak gembos," ujarnya, Jumat (1/3/2024).
Awalnya, Mahfud menepis anggapan bahwa hak angket yang diduga mandek. Ia menjelaskan bahwa hak angket DPR terkait dugaan kecurangan Pilpres 2024 akan terus berjalan dan menunggu persidangan di DPR.
Baca Juga: Tarif Promo LRT Jabodebek Diperpanjang Hingga Maret 2024
"Kok angket cuma gertak-gertak. Lho nunggu sidang DPR dong. Kalau nggak sidang DPR memang angket diserahkan ke mana? Ke rumahmu memangnya? Ya kan? Diserahkan ke DPR sidang, disampaikan secara resmi," jelasnya.
Mahfud juga menegaskan bahwa upaya tersebut terus berjalan dan menunggu persidangan di DPR. Ia bahkan mengaku turut memberikan saran dalam upaya hak angket tersebut.
"Angket itu sudah digarap, saya bukan orang partai, saya enggak ikut dalam angket. Tapi saya pastikan angket itu jalan. Karena saya tidak ikut, tapi ikut memberikan saran tentang substansinya," paparnya.
Baca Juga: Inflasi Pangan Capai 8,47 Persen pada Februari 2024, Tertinggi dalam 17 Bulan Terakhir
Mahfud menekankan bahwa ia bukan orang partai dan tidak ikut tanda tangan dalam usulan hak angket tersebut. Namun, ia memastikan bahwa usulan tersebut tetap berjalan dan menunggu persidangan di DPR.
"Nunggu sidang. Jangan masyarakat disesatkan oh itu gertakan saja. Nggak diajukan, (kalau) nggak ada sidang diajukan ke mana? Kan ada sidang dulu," pungkas Mahfud.