NAWACITAPOST.COM - Dalam rangka meningkatkan pembinaan kepribadian serta memperkuat nilai spiritual warga binaan, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Teweh melaksanakan kegiatan pengajian rutin bagi warga binaan perempuan yang bertempat di blok wanita Lapas Muara Teweh. Selasa, 07 April 2026.
Kegiatan pengajian berlangsung dengan suasana khidmat dan penuh kekhusyukan. Warga binaan perempuan mengikuti pembacaan ayat suci Al-Qur’an, tausiyah keagamaan, serta doa bersama sebagai sarana introspeksi diri dan peningkatan keimanan selama menjalani masa pembinaan.
Pengajian rutin ini menjadi bagian dari program pembinaan kerohanian yang bertujuan membentuk karakter warga binaan agar lebih sabar, disiplin, serta memiliki kesadaran untuk memperbaiki diri menuju kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat.
Baca Juga: Sentimen Positif Publik Indonesia Terhadap Iran Picu Diskusi Diplomatik di Media Sosial
Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Teweh, Halasson Sinaga, menyampaikan bahwa pembinaan spiritual memiliki peran penting dalam proses pemasyarakatan.
“Pembinaan keagamaan merupakan fondasi utama dalam membangun perubahan perilaku warga binaan. Melalui kegiatan pengajian ini diharapkan tumbuh kesadaran diri, ketenangan batin, serta semangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkapnya.
Pelaksanaan pengajian juga menjadi ruang pembinaan yang menumbuhkan kebersamaan, memperkuat nilai moral, serta menciptakan suasana lapas yang aman, religius, dan kondusif.
Baca Juga: PHK Sehari Usai Serikat Terbentuk, Nikomas Diduga Langgar UU
Antusiasme warga binaan perempuan terlihat dari partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung, menunjukkan bahwa pendekatan pembinaan berbasis spiritual mampu memberikan dampak positif terhadap proses pemulihan dan pembentukan karakter.
Melalui kegiatan ini, Lapas Muara Teweh terus menegaskan komitmennya menghadirkan pembinaan yang humanis, inklusif, dan berorientasi pada perubahan, sejalan dengan tujuan sistem pemasyarakatan dalam mempersiapkan warga binaan kembali menjadi anggota masyarakat yang produktif dan bertanggung jawab.
(Humas Lapas Muara Teweh)