NAWACITAPOST.COM - Wacana penggunaan hak angket yang diusulkan oleh Capres nomor urut tiga Ganjar Pranowo telah mendapat tanggapan positif dari kubu Amin, yang merupakan pendukung dari Capres nomor urut satu, Anies Baswedan.
Dalam perkembangan terbaru, Anies Baswedan menyambut baik usulan tersebut, bahkan memberikan isyarat akan melakukan pertemuan dengan Ganjar untuk membahas lebih lanjut, meskipun rincian waktu pertemuan belum diungkapkan.
Dalam pernyataannya, Anies Baswedan juga mengajak kubu Amin untuk mendukung terwujudnya usulan hak angket tersebut.
Menurutnya, hak angket merupakan kewenangan partai politik pengusungnya.
Sikap pro terhadap usulan ini juga dipertegas oleh ketiga partai politik pengusung Amin, yaitu Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Nasional Demokrat (NasDem), dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Sekretaris Jenderal NasDem, Hermawi Taslim, menyatakan bahwa ketiga partai tersebut telah menyatakan kesepakatan kompak terkait usulan hak angket setelah menggelar pertemuan dengan Sekjen PKB, Hasanuddin Wahid, dan Sekjen PKS, Aboe Bakar Al Habsyi.
Dikutip dari channel youtube Tribun, mereka sekarang menunggu tindak lanjut inisiasi hak angket oleh PDIP, yang merupakan partai terbesar di antara mereka.
Meskipun dukungan terhadap usulan hak angket ini menunjukkan kesatuan pandang antara kubu Amin, namun, beberapa pihak juga mengemukakan kekhawatiran terkait potensi kekacauan yang bisa muncul.
Tim Kampanye Nasional (TKN) telah menyoroti bahwa implementasi hak angket berpotensi menimbulkan ketegangan dan konflik di tengah masyarakat.
Baca Juga: Semua Caleg Dukungan MAKI Jatim dan MAKI se Jatim Berhasil Melenggang ke Parlemen
Dalam konteks ini, perlu adanya kajian mendalam tentang dampak dan implikasi dari penggunaan hak angket, serta upaya-upaya untuk meminimalisir potensi kekacauan yang mungkin timbul.
Sebagai wacana politik yang berkembang, hak angket harus dihadapi dengan kematangan dan kehati-hatian agar tidak merugikan stabilitas dan persatuan bangsa. ****