Jakarta, Nawa Cita Post.com- Komite sekolah SMKN 56 Jakarta bekerja sama dengan Persatuan Wartawan Indonesia ( PWI) DKI Jakarta menggelar dialog interaktif bertemakan Kolaborasi Sekolah dengam Insan Pers, Selasa ( 28/10/2028).
Acara yamg berlangsung di ruang Multi Media SMKN 56 Jakarta dihadiri oleh Kepala seksi SMK Jakarta Utara 1 Rachiman, Kepala Sekolah SMKN 56 Jakarta Ngadina, S.Pd dan puluhan Kepala Sekolah serta guru yang ada di wilayah Jakarta.
Nampak hadir sebagai pembicara diantaranya Ketua PWI Jakarta, Kesit Budi Handoyo, Sekjen PWI DKI Jakarta Arman Suparman serta Tubagus Adi sebagai kasie bidang kerja sama PWI DKI Jakarta
Acara yang membahas perihal kolaborasi positif antara insan pers dengan sekolah mendapat sambutan antusias dari peserta.
Sunarno wakil ketua komite sekoah SMKN 56 Jakarta mengatakan bahwa, kegiatan ini murni inisiasi komite sekolah SMKN 56 Jakarta.
"Terima kasih kepala sekolah SMKN 56 yang telah memfasilitasi acara ini, semoga hubungan baik antar wartawan terutama PMI dan sekolah menghasilkan kolaborasi positif ," katanya.
Sementara itu dalam paparanya Kesit Budi Handoyo menjelaskan, setiap wartawan harus paham benar mengenai kode etik jurnalistik dan kebebasan pers, selalu bertindak sesuai aturan perundang undangan.
"Wartawan itu harus benar - benar menjunjung tinggi kode etik di lapangan jangan petantang petenteng dan membuat narasumber takut harus saling menghormati privasi narasumber dan tentunya seorang wartawan harus jelas perusahaan tempatnya bekerja jangan pernah meminta imbalan ke narasumber," katanya.
Kesit menambahkan bahwa jika wartawan yang berinduk kepada PWI meminta uang atau imbalan PWI tidak segan untuk segera mencabut keanggotaaanya.
"PWI harus menjaga integritas dan indipendensi wartawan jika ada yang meminta imbalan silahkan laporkan dan kami akan tindak lanjuti," tambah Kesit.