nasional

Sinergi Ketahanan Pangan Tapanuli Tengah, BI Sibolga Laksanakan Penanaman Perdana Padi Varietas Gamagora 7

Sabtu, 18 Oktober 2025 | 18:27 WIB
KPw BI Sibolga Bersama Bupati Tapanuli Tengah

NAWACITAPOST.COM - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sibolga (Kpw BI Sibolga) mengadakan Penanaman Perdana Padi Varietas Gajah Mada Gogo Rancah Tujuh (Gamagora 7) di Kecamatan Sorkam yang berfokus pada peningkatan produktivitas pertanian khususnya komoditas padi, Rabu (15/10/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, Wakil Bupati Tapanuli Tengah Mahmud Efendi Lubis, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sibolga Riza Putera, Kepala Dinas Pertanian Tapanuli Tengah Jinto Siburian, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Tapanuli Tengah M. Ridsam Batubara, Camat Sorkam Barat Nisa Marbun, Kepala Desa Sorkam Kanan Surawardi, Perwakilan Ponpes Al- Aqsho Ust. Mirdad Pasaribu, Perwakilan Kelompok Budidaya Ikan Lele Bersatu Bersama - Tapian Nauli Iskandar Manurung, Ketua Kelompok Subur Makmur Fajridawati Pasaribu, serta Anggota Kelompok Tani dan Tokoh Masyarakat Desa Sorkam Kanan.

Dalam sambutannya, Bupati Tapanuli Tengah menyampaikan "Bahwa masa depan ekonomi masyarakat Tapanuli Tengah ada pada sektor pertanian. Pembangunan program pertanian harus terintegrasi, sehingga hasil pertanian meningkat dan petani sejahtera."

Baca Juga: Lapas Kotanopan Gelar Acara Penutupan dan Penyerahan Sertifikat Pelatihan Pembinaan Kemandirian Teknik Furniture Kayu bagi WBP

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sibolga Riza Putera menyampaikan "Secara umum, Bank Indonesia mengembangkan klaster pangan strategis dari hulu ke hilir kepada kelompok tani binaan, melalui berbagai program secara end to end melalui capacity building, business matching pembiayaan kelompok tani, implementasi demplot berdasarkan best practice dan hilirisasi."

Berdasarkan data BPS tahun 2024, luas areal tanam padi di tapanuli tengah berada diurutan ke-13 di sumut yaitu seluas 12.000 Ha. Namun, produktivitas padi masih berada pada urutan ke 30 dari 34 kabupaten/kota dengan tingkat produktivitasnya hanya sebesar 3,95 ton/Ha. Sementara, rata-rata produktivitas padi sumatera utara mencapai 5,25 ton/Ha. Apabila harga gabah kering panen senilai Rp. 6.500/kg, Return on Investment (RoI) dan margin keuntungan petani padi tapanuli tengah sangat rendah dengan perkiraan profit sebesar 6 Juta/Ha dalam 4 bulan.

Melalui kegiatan penanaman perdana padi varietas Gamagora 7 di lahan seluas 2 Ha di Kecamatan Sorkam Barat, Kabupaten Tapanuli Tengah, Bank Indonesia Sibolga bersama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung ketahanan pangan dan pengendalian inflasi di wilayah Tapanuli.

Baca Juga: Kalapas Rantauprapat Hadiri HUT Ke-80 Kabupaten Labuhanbatu

Inisiatif ini harapannya dapat menjadi pilot project peningkatan produksi padi lebih dari 50%. Kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong peningkatan produksi beras lokal, memperkuat ekonomi daerah, serta memastikan keberlanjutan sektor pertanian sebagai fondasi kesejahteraan masyarakat. (Petrus Gulo)

Tags

Terkini