NAWACITAPOST.COM - Kegiatan Voluntary Counseling and Testing (VCT) Mobile dan pemeriksaan Infeksi Menular Seksual (IMS) hari kedua di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Amuntai kembali dilaksanakan dengan lancar. Rabu, 24 September 2025.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), petugas kesehatan gabungan dari berbagai Puskesmas di wilayah HSU dan Tenaga Kesehatan dari Lapas Amuntai.
Kegiatan ini ditujukan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagai upaya deteksi dini dan pencegahan penularan HIV/AIDS serta IMS di lingkungan Lapas. Pelaksanaan hari kedua ini mendapat sambutan positif dari para WBP yang mengikuti pemeriksaan secara sukarela, didampingi oleh petugas medis yang profesional dan ramah.
Baca Juga: Polres Siak Amankan Dua Pelaku Pencurian Benda Cagar Budaya di Istana Siak
Tim pelaksana terdiri dari tenaga medis yang telah mendapatkan pelatihan khusus dalam pelayanan VCT dan penanganan IMS, dengan tetap menjaga prinsip kerahasiaan, pelayanan etika, dan pendekatan humanis kepada para WBP.
Pemeriksaan dilakukan dalam beberapa tahap, mulai dari sesi edukasi, konseling, pengambilan sampel darah, hingga pemeriksaan lanjutan bila diperlukan.
Kepala Lapas Kelas IIB Amuntai, Yosef Leonard Sihombing, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.
Baca Juga: Fauzi Asni: Workshop Fasilitas Layanan Kesehatan Mampu Ciptakan Sistem Rujukan Cepat dan Tepat
“Kami sangat berterima kasih kepada seluruh tim kesehatan dari Provinsi, Kabupaten, dan Puskesmas yang telah memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada para WBP. Kegiatan ini sangat penting untuk mendukung pelatihan dan memberikan hak kesehatan bagi warga binaan,” ujarnya.
Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, para WBP dapat lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan diri serta dapat menjadi agen perubahan perilaku yang lebih baik setelah menjalani masa pelatihan.
(Humas Lapas Amuntai)