nasional

Dinilai Terlalu Kecil, Pramono Anung Akan Buat Ulang Patung MH Thamrin Jadi Ukuran Lebih Besar

Senin, 28 April 2025 | 09:36 WIB
Pramono Anung Akan Buat Ulang Patung MH Thamrin

NAWACITAPOST.COM - Patung tokoh Betawi, MH Thamrin, yang saat ini berdiri di perempatan Jalan Medan Merdeka Selatan dan Jalan MH Thamrin, dinilai terlalu kecil untuk merepresentasikan sosok besar tersebut.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa patung ini perlu dibuat ulang dengan ukuran lebih megah dan dipindahkan langsung ke Jalan MH Thamrin.

"Patung MH Thamrin itu harus berdiri megah di jalan yang menyandang namanya," ujar Pramono di Jakarta, Minggu (27/4).

Menurut Pramono, MH Thamrin adalah ikon Betawi dan simbol penting Jakarta. Karena itu, patungnya wajib ditempatkan di lokasi strategis yang menjadi wajah kota, bukan di tempat lain.

Tak hanya soal lokasi, ukuran patung saat ini dinilai kurang representatif untuk menggambarkan karakter kota global.

Baca Juga: Gubernur Banten Andra Soni dan Gubernur DK Jakarta Pramono Anung Resmikan Operasional TransJakarta S-61 Blok M - Alam Sutera

Pramono menegaskan bahwa ke depan patung ini akan dibangun dengan skala yang lebih besar, sekelas patung Jenderal Sudirman yang sudah menjadi landmark Jakarta.

"Harus kita buat patung MH Thamrin yang besar dan megah. Ini penting, karena beliau adalah pemikir besar dari Betawi," tambahnya.

Meski dirinya berdarah Jawa, Pramono berkomitmen untuk memperjuangkan pelestarian budaya Betawi agar tetap menjadi identitas utama di ibu kota.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan bahwa patung MH Thamrin tetap akan dipindahkan ke Jalan MH Thamrin, dengan desain baru dan ukuran yang jauh lebih besar.

Menariknya, pembangunan ini direncanakan tanpa membebani APBD DKI Jakarta, melainkan memanfaatkan sumber pendanaan alternatif seperti program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan atau dana kompensasi Koefisien Lantai Bangunan (KLB).

"Kalau menggunakan APBD, prosesnya terlalu panjang. Jadi kita akan mencari sumber dana lain yang lebih cepat," pungkas Pramono.

Tags

Terkini