NAWACITAPOST.COM - Tragedi meninggalnya Lilie Wijayanti dan Elsa Laksono di Puncak Carstensz Pyramid baru-baru ini mengguncang komunitas pendakian di Indonesia.
Selain meninggalkan duka mendalam, peristiwa ini juga memicu perdebatan mengenai perbedaan antara Puncak Carstensz dan Puncak Jaya—dua nama yang kerap disalahartikan sebagai lokasi yang berbeda.
Banyak orang masih mengira kedua puncak ini adalah entitas yang terpisah, padahal sebenarnya Puncak Carstensz merupakan bagian dari Pegunungan Jaya Wijaya dan menjadi titik tertinggi di Indonesia dengan medan pendakian yang terkenal ekstrem.
Untuk menghindari kesalahpahaman, penting memahami perbedaan antara kedua istilah tersebut agar pendaki lebih siap dan waspada sebelum melakukan ekspedisi.
Kesalahpahaman mengenai Puncak Carstensz dan Puncak Jaya disebabkan oleh perbedaan penamaan yang digunakan oleh berbagai pihak, termasuk masyarakat lokal, komunitas pendaki internasional, serta lembaga resmi Indonesia.
Puncak Carstensz, atau lebih dikenal sebagai Carstensz Pyramid, memiliki ketinggian 4.884 meter di atas permukaan laut dan dinamai dari Jan Carstensz, seorang penjelajah Belanda yang pertama kali melaporkan keberadaan gunung bersalju di wilayah khatulistiwa pada tahun 1623.
Baca Juga: Jenazah Pendaki Lilie Wijayanti dan Elsa Laksono di Puncak Cartensz Diterbangkan ke Jakarta
Bagi pendaki dunia, Carstensz Pyramid memiliki daya tarik tersendiri karena masuk dalam daftar Seven Summits, yaitu tujuh puncak tertinggi di setiap benua.
Jalur pendakiannya yang menantang, tebing curam, serta medan berbatu menjadikannya salah satu rute tersulit bagi pendaki profesional.
Selain itu, fenomena lapisan es abadi yang menyelimuti puncaknya menambah keunikan tersendiri, mengingat lokasinya berada di wilayah tropis.
Di sisi lain, Puncak Jaya adalah nama resmi yang digunakan oleh pemerintah Indonesia. Sebelumnya, puncak ini sempat dinamai Puncak Sukarno, sebelum akhirnya berganti menjadi Puncak Jaya sebagai simbol kejayaan bangsa.
Puncak ini juga menjadi bagian dari Taman Nasional Lorentz, kawasan konservasi yang masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO.