“BBWI bertujuan untuk mendorong potensi internal dalam mengoptimalkan pengeluaran konsumsi pariwisata dan perputaran ekonomi di tengah kondisi global yang tidak menentu. Selain itu, melalui acara DIATF ini, kami ingin mengajak seluruh pihak untuk memastikan bahwa destinasi kita berkualitas, diprioritaskan untuk dinikmati oleh wisatawan yang berkualitas, dan menghasilkan dampak ekonomi yang berkualitas juga,” jelasnya.
Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela Tanoesoedibjo menyampaikan bahwa Kementerian dan Lembaga terus mengembangkan Lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) dengan meningkatkan promosi, marketing, dan events.
“Hari ini #DiIndonesiaAja Travel Fair 2023 adalah bentuk nyata promosi dan dengan terjualnya paket wisata diharapkan akan langsung berdampak terhadap pertumbuhan perekonomian daerah,” ungkapnya.
DiIndonesiaAja Travel Fair 2023 pertama kali diselenggarakan pada 19 - 21 Mei 2023 lalu di Mall Kota Kasablanka Jakarta. Penyelenggaraan LPS #DiIndonesiaAja Travel Fair kali kedua ini juga akan dilangsungkan selama tiga hari, yakni pada 1 - 3 Desember 2023 bertempat di LG Terra Atrium, Mall Central Park.
Terdapat 29 tenant yang berpartisipasi menyediakan paket wisata menarik menjelang liburan Natal, Tahun Baru dan untuk paruh semester pertama 2024. Destinasi yang paling direkomendasikan diantaranya adalah Borobudur, Danau Toba, Likupang, Mandalika, dan Labuan Bajo serta berbagai Geopark di Indonesia.