Sementara itu, Budi, yang aktif sejak tahun 2000, terus mengembangkan seni kriya logam khas Cirebon sambil melibatkan generasi muda dalam proses berkarya.
Pameran ini tidak hanya menjadi ruang apresiasi seni, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya kasih dalam berbagai aspek kehidupan. Melalui karya-karya mereka, Yusuf dan Budi mengajak penonton untuk merefleksikan nilai kasih dalam konteks kemanusiaan, budaya, lingkungan, dan spiritualitas.
Artikel Terkait
PT KAI Daop 8 Akhirnya Akomodasi Penghuni Rumah Negara Kembali dengan Syarat
10 Jam Berlangsung, Kebakaran Glodok Plaza Belum Sepenuhnya Terkendali
Presiden Korsel Yoon Suk-Yeol Ditangkap Aparat Penegak Hukum, Ini Kronologi dan Penyebabnya
Soroti Soal Investasi BIJB Capai RP 158,97 M, Ketua DPRD Majalengka Dorong Bentuk Pansus
Pemerintah Siap Impor 200 Ribu Sapi, Dukung Program Makan Bergizi Gratis