Sabtu, 13 Juni 2026

Mengenal 9 Raja Properti di Indonesia, Dari Keluarga Widjaja hingga Aguan

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Selasa, 11 Juni 2024 | 14:04 WIB
Ilustrasi raja properti Indonesia.  (Pexels)
Ilustrasi raja properti Indonesia. (Pexels)

4. Alexander Tedja

Alexander Tedja, dikenal sebagai "Raja Mal" dari Surabaya, adalah pemilik Pakuwon Group. Perusahaan ini terkenal dengan pusat perbelanjaan seperti Pakuwon Mall dan Tunjungan Plaza, yang merupakan dua mal terbesar di Indonesia. Kekayaan Alexander mencapai USD 1,2 miliar (sekitar Rp 17,5 triliun), menjadikannya salah satu konglomerat properti terkemuka di Indonesia.

5. Trihatma Kusuma Haliman

Trihatma Kusuma Haliman, pemilik Agung Podomoro Land, telah membawa perusahaan ini menjadi salah satu pengembang properti terbesar di Indonesia sejak bergabung pada tahun 1973. Kekayaannya diperkirakan mencapai Rp 6,98 triliun, dengan portofolio properti yang meliputi hotel, apartemen, dan resor.

6. Osbert Lyman

Osbert Lyman adalah pengusaha di balik Lyman Group, yang bergerak di bidang real estate, kelapa sawit, dan kayu. Di Jakarta, grup ini memiliki saham di Wisma 46 dan hotel Shangri-La. Pada 2021, kekayaannya mencapai USD 800 juta.

Baca Juga: Webinar Nawacita Institute Asah Keterampilan Public Speaking di Dunia Arsitektur dan Desain Interior

7. Soetjipto Nagaria

Pendiri Group Summarecon Agung, Soetjipto Nagaria, dikenal atas pengembangan kawasan perumahan dan komersial besar di Indonesia. Meski kekayaannya mencapai USD 400 juta pada suatu waktu, nama Soetjipto tidak lagi masuk daftar orang terkaya versi Forbes pada 2022.

8. Haryanto Tirtohadiguno

Haryanto Tirtohadiguno mendirikan PT Alam Sutera Realty Tbk yang berfokus pada pengembangan perumahan dan area komersial di Tangerang. Proyek-proyek besar seperti Serpong dan Suvarna Sutra adalah bukti kesuksesannya dalam industri properti.

9. Sugianto Kusuma

Sugianto Kusuma, pendiri Agung Sedayu Group, dikenal dengan proyek-proyek perumahan dan komersial seperti Harco Mangga 2. Kekayaannya pada tahun 2018 tercatat mencapai USD 970 juta (sekitar Rp 14 triliun). Pria kelahiran 1951 ini juga dikenal dengan nama Aguan.

Baca Juga: Temukan Segala Kebutuhan Elektronik di Toko Sumber Listrik Bekasi

Sektor properti di Indonesia memang sedang mengalami masa kebangkitan. Para pemain besar di industri ini seperti keluarga Widjaja, Mochtar Riady, dan Dr. Ciputra, bersama dengan pengusaha lainnya, terus berinovasi dan mengembangkan proyek-proyek besar yang menggerakkan ekonomi nasional.

Halaman:

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini