NAWACITAPOST.COM – Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) berkapasitas 10 Megawatt (MW) di Desa Simaeasi, Kecamatan Mandrehe, Kabupaten Nias Barat, terus didorong agar segera terealisasi. Namun, sejumlah kendala teknis dan infrastruktur masih perlu dituntaskan sebelum mesin pembangkit dimobilisasi ke lokasi pembangunan.
Hal tersebut menjadi pokok pembahasan dalam pertemuan Bupati Nias Barat, Dr. Eliyunus Waruwu, S.Pt., M.Si., MM, bersama jajaran PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Nias di ruang kerja Bupati, Rabu (4/11/2026).
Pertemuan tersebut dihadiri Manager PLN UP3 Nias, Bravel Henri A. Sigalingging, mantan Manager PLN UP3 Nias, Leonard Tulus M. Panjaitan, Manager ULP Nias Barat, Armedi Agus Tarigan, serta sejumlah perwakilan unit terkait dan PLN Nusa Daya.
Salah satu persoalan yang dibahas adalah relokasi 23 titik tiang Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) yang menghalangi jalur kabel HUTM dari lokasi PLTD menuju Gardu Hubung (GH). Untuk mempercepat pekerjaan tersebut, PLN menyatakan kesiapannya menyediakan mobil crane guna mendukung proses pemindahan tiang.
Selain itu, pembangunan turap di lokasi PLTD juga menjadi perhatian. Pelaksanaannya akan dikoordinasikan lebih lanjut antara PLN Nusa Daya dan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Nias Barat.
Baca Juga: Pasca-Banjir, TP PKK dan Dinkes Nias Barat Salurkan PMT bagi 638 Ibu dan Anak
Persoalan lain yang tidak kalah penting adalah kesiapan jalur pengangkutan mesin pembangkit dari Pelabuhan Sirombu menuju Desa Simaeasi. Untuk itu, akan dilaksanakan rapat koordinasi lintas instansi guna membahas perizinan sandar kapal, pengawalan mobilisasi mesin, hingga kesiapan infrastruktur jalan yang akan dilalui kendaraan pengangkut berukuran besar.
Berbagai persoalan tersebut menjadi bagian penting yang harus diselesaikan secara terkoordinasi agar proses mobilisasi peralatan pembangkit tidak terkendala di lapangan.
Pertemuan itu sekaligus dirangkaikan dengan pisah sambut manajemen PLN UP3 Nias sebagai bagian dari penguatan komunikasi dan sinergi kelembagaan antara Pemerintah Kabupaten Nias Barat dan PLN.
Pemerintah Kabupaten Nias Barat berharap koordinasi lintas sektor dapat segera menghasilkan langkah konkret dalam penyelesaian berbagai kendala tersebut. Dengan demikian, pembangunan PLTD berkapasitas 10 MW di Desa Simaeasi dapat berjalan sesuai tahapan dan nantinya memperkuat ketersediaan serta keandalan pasokan listrik bagi masyarakat Nias Barat. (yogi)
Artikel Terkait
Pemkab Nias Barat Matangkan Verifikasi Koperasi Merah Putih, Dua Desa Siap Diperiksa
Pemkab Nias Barat Perkuat Layanan Kesehatan Pulau Hinako Lewat Program DBTFMS
Nias Barat Bidik Dukungan Kemenkes untuk Alat Medis dan Dokter Spesialis
Polres Nias Sita 44,62 Gram Sabu di Nias Barat, Pria 54 Tahun Diamankan
Bukan Sekadar Lomba, B2SA Didorong Jadi Kebiasaan Keluarga di Nias Barat