“Tomohon Jazz Festival hadir sebagai festival yang mengusung konsep family-friendly, sehingga dapat dinikmati oleh berbagai kalangan dan lintas generasi. Melalui festival musik, kami ingin menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga kelestarian alam sekaligus menghadirkan ruang yang terbuka bagi siapa saja untuk datang, berkumpul, dan merasakan berbagai pengalaman yang kami tawarkan,” ujar Tovic.
Ia berharap festival tersebut tidak hanya menjadi tempat menikmati pertunjukan musik, tetapi juga memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk lebih dekat dengan alam dan mengenal berbagai potensi Tomohon.
Hadirkan Aktivitas Seni, Kuliner, dan Budaya Minahasa
Lebih dari sekadar fasilitas akomodasi, Metland Marron Hotel Tomohon dirancang untuk mengajak para tamu menikmati kekayaan alam, budaya, serta kuliner Minahasa dalam satu pengalaman wisata yang menyeluruh.
Tomohon Jazz Festival juga berkolaborasi dengan Yayasan Masarang untuk menghadirkan beragam aktivitas yang dapat dinikmati oleh pengunjung dari berbagai kelompok usia. Program tersebut meliputi Kumpul Bocah yang didukung Titik Tumbuh, lokakarya “Bloom and Create”, Jeda Tawa, Pojok Interaktif, hingga Denyut Minahasa.
Ketua Badan Pengurus Yayasan Masarang, Aulia Reinozha Akbar, mengatakan bahwa pihaknya turut mendorong penyelenggaraan festival yang memperhatikan aspek kelestarian lingkungan melalui inisiatif less waste event.
“Inisiatif ini merupakan bentuk komitmen untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Kami berharap festival ini dapat menjadi momentum untuk membangun kesadaran bersama, khususnya bagi para pengunjung, agar lebih peduli terhadap sampah dengan membuangnya pada tempat yang telah disediakan serta tidak meninggalkan sampah di area festival,” kata Aulia.
Pengalaman pengunjung juga dilengkapi dengan sesi kebugaran bersama Pilates & Yoga Manado. Pada hari pertama, pengunjung dapat mengikuti sesi Mat Pilates, sedangkan Hatha Yoga dijadwalkan pada hari kedua.
Dari sisi kuliner, program Taste of Tomohon memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk mencicipi hidangan khas Sulawesi Utara. Sementara itu, pertunjukan Kolintang Ansambel menjadi bagian dari upaya memperkenalkan seni dan budaya lokal kepada masyarakat.
Melalui berbagai rangkaian kegiatan tersebut, Tomohon Jazz Festival 2026 tidak hanya menawarkan hiburan musik, tetapi juga pengalaman wisata yang mencakup seni, kebugaran, kuliner, dan budaya Minahasa.
Tiket Tomohon Jazz Festival 2026 tersedia melalui platform FASTicket. Informasi lebih lanjut mengenai festival dapat diperoleh melalui akun Instagram resmi @tomohonjazz.
Metland Marron Hotel Tomohon
Metland Marron Hotel Tomohon merupakan hotel bintang empat pertama di Kota Tomohon yang dikembangkan melalui kolaborasi Karyadeka Group dan Metland Group.
Berdiri di atas lahan seluas 3,3 hektare dengan bangunan setinggi enam lantai, hotel ini saat ini mengoperasikan 60 kamar dari total 105 kamar yang direncanakan. Pilihan kamar yang tersedia meliputi tipe Lokon Suite, Deluxe Executive, dan Deluxe.
Hotel ini menawarkan suasana sejuk dengan pemandangan Gunung Lokon dan danau. Fasilitas pendukungnya mencakup satu Lokon Ballroom dan dua Mahawu Meeting Room.
Selain sebagai tempat menginap, Metland Marron Hotel Tomohon dikembangkan untuk menghadirkan pengalaman yang memungkinkan para tamu mengenal lebih dekat kekayaan alam, budaya, dan kuliner Minahasa.
Tomohon Jazz Festival
Tomohon Jazz Festival merupakan festival musik tahunan di ruang terbuka yang memadukan pertunjukan musik, keindahan alam, dan rekreasi keluarga dalam suasana piknik yang santai.
Artikel Terkait
Kualitas Aset Terjaga, Bank Mandiri Kelola Pertumbuhan Kredit secara Prudent
Pejabat Boleh Lengser, Dugaan Tak Boleh Tenggelam! CaKrA Muda Tagih Kejati Usut Gratifikasi-TPPU di Surabaya
Pelindo Gunungsitoli Tuntaskan Perbaikan Dermaga, Siapkan Fasilitas Hadapi Nataru 2026/2027
PERKUAT BIROKRASI, BUPATI NIAS SELATAN ,SOKHIATULO LAlA LANTIK 43 PEJABAT DAERAH