NAWACITAPOST.COM - Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 yang dirangkaikan dengan pembukaan perayaan Hari Jadi Kabupaten Nias Barat ke-17 berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan di halaman Kantor Bupati Nias Barat, Rabu (20/05/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Nias Barat, Eliyunus Waruwu, yang sekaligus secara resmi membuka seluruh rangkaian perayaan hari jadi Kabupaten Nias Barat tahun ini.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas perjalanan Kabupaten Nias Barat yang kini telah memasuki usia ke-17 tahun.
Baca Juga: Jaga Stabilitas Harga Menjelang Idul Adha, Pemkab Rohul Gelar Operasi Pasar Murah di Bangun Purba
Menurutnya, usia 17 tahun merupakan simbol kedewasaan, baik bagi daerah maupun seluruh aparatur pemerintahan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab untuk melayani masyarakat.
Bupati menegaskan bahwa sejak dimekarkan menjadi daerah otonomi baru, Kabupaten Nias Barat terus berbenah dan berkembang menuju daerah yang lebih maju.
Ia berharap seluruh jajaran pemerintahan, mulai dari Sekretaris Daerah, pimpinan OPD, ASN hingga seluruh perangkat pelayanan publik, mampu menunjukkan kedewasaan dalam bekerja, mandiri dalam merencanakan program, serta benar-benar menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat.
Baca Juga: Drama Anggaran Bandar Lampung: Kepala BPBD Misterius, Publik Tanya Dimana Kantornya?
"Momentum hari jadi ke-17 ini menjadi saat yang tepat untuk merefleksikan apa yang telah dicapai, apa yang masih tertunda, dan apa yang belum dapat dilaksanakan. Dari refleksi itu, kita harus membangun komitmen bersama untuk mencari solusi, bukan saling menghujat dan menciptakan konflik,” tegas Bupati.
Ia juga mengingatkan bahwa semangat “Nias Barat Aesambua” jangan hanya menjadi slogan semata, tetapi harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap persatuan, kebersamaan, dan gotong royong membangun daerah.
Pada kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan apresiasi dan penghormatan kepada para tokoh pemekaran, para sesepuh, serta seluruh pihak yang telah meletakkan dasar pembangunan dan pelayanan pemerintahan di Kabupaten Nias Barat sejak awal berdirinya.
Meski demikian, ia mengakui masih banyak hal yang perlu dibenahi, khususnya dalam pelayanan publik, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penanganan kemiskinan, dan stunting yang masih menjadi tantangan besar di Kabupaten Nias Barat.
Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, stakeholder, dan seluruh lapisan masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi demi mewujudkan visi Kabupaten Nias Barat yang cerdas, sejahtera, dan sehat atau “CERAH”, sejalan dengan semangat Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui program “Kolaborasi Sumut Berkah”.