Baca Juga: KPK Tegaskan Kasus Korupsi Sidoarjo Tak Terkait Sikap Politik Gus Muhdlor
Guru Besar UI, Harkristuti Harkrisnowo, menegaskan perlunya menabuh genderang untuk membangkitkan asa dan memulihkan demokrasi yang terkoyak. Mereka menyerukan agar seluruh perguruan tinggi di Indonesia mengawasi dan mengawal pelaksanaan pemungutan suara serta penghitungannya.
4. Universitas Padjadjaran (Unpad)
Sivitas akademika Unpad menyampaikan petisi seruan "Selamatkan Negara Hukum yang Demokratis, Beretika dan Bermartabat" di Kampus Dipatiukur pada 3 Februari 2024.
Petisi ini berisi kritikan terhadap menurunnya kualitas demokrasi selama masa pemerintahan Presiden Jokowi. Mereka menyerukan agar pelaksanaan demokrasi menjunjung tinggi etika dan norma hukum yang bersandar pada Pancasila dan UUD 1945.
Baca Juga: Bus Rombongan Partai Hanura Terguling di Tol Ngawi, 2 Jiwa Melayang
5. Universitas Hasanuddin (Unhas)
Sejumlah guru besar dan dosen Unhas Makassar turut menyampaikan kritikan kepada pemerintahan Presiden Jokowi lantaran prihatin atas perkembangan demokrasi di Indonesia menjelang Pemilu 2024. Mereka mengingatkan kepada Kepala Negara dan semua pejabat agar mengedepankan nilai-nilai kerakyatan dan keadilan sosial serta rasa nyaman dalam berdemokrasi.
“Mengingatkan Presiden Jokowi dan semua pejabat negara, aparat hukum dan aktor politik yang berada di kabinet presiden untuk tetap berada pada koridor demokrasi,” kata Prof Triyatni Martosenjoyo saat membacakan pernyataan sikap Forum Guru Besar dan Dosen Unhas di Makassar, Jumat, 2 Februari 2024.
Lainnya
Berikut daftar kampus yang sudah melaksanakan mimbar akademik untuk mengkritik pemerintahan Jokowi:
Baca Juga: KPU Tetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilu 2024
- Universitas Khairun Ternate - 1 Februari 2024
- Unand - 2 Februari 2024
- UIN Sunan Kalijaga - 2 Februari 2024 (Rilis Media)
- Universitas Lambung Mangkurat - 2 Februari 2024
- Universitas Atma Jaya - 2 Februari 2024 (Rilis Media)
- Universitas Muhammadiyah Babel - 2 Februari 2024
- LP3ES - 3 Februari 2024
- UMY - 3 Februari 2024
- Universitas Sriwijaya Palembang - 4 Pebruari 2024
- UAD - 5 Februari 2024
- Universitas Pendidikan Indonesia - 5 Februari 2024
- UNAIR - 5 Februari 2024
- UMS - 5 Februari 2024
- Univ Janabadra Yogya - 5 Februari 2024
- Universitas Brawijaya - 5 Februari 2024
- UIN Syarif Hidayatulah Ciputat - 5 Februari 2024
- STF Driyarkara - 5 Februari 2024
- APMD - 6 Februari 2024
- Universitas Sanata Dharma - 12 Februari 2024
- Universitas Trunojoyo Madura - 7 Februari 2024
- IPB University - Forum Keluarga Besar IPB - 3 Februari 2024
- Universitas Islam Malang (Unisma) (Pernyataan Sikap)
- Asosiasi Perguruan Tinggi Katolik Indonesia - Tanggal tidak spesifik
- Persatuan Gereja-gereja Indonesia (Pernyataan Sikap) - Tanggal tidak spesifik
Baca Juga: Nikmati Destinasi Wisata Alam dan Sensasi Negeri Atas Awan Bengkayang
Para sivitas akademika menyampaikan kekhawatiran akan kemunduran demokrasi dan mengajak masyarakat untuk menjaga dan memperjuangkan demokrasi yang sehat dan bermartabat menjelang Pemilu 2024. Dalam sepekan terakhir, sudah ada 29 kampus dan lembaga yang menyuarakan kritik terkait nasib demokrasi di era pemerintahan Jokowi.
Artikel Terkait
Muncul Petisi 'Kembalikan WFH', Ini Respon Kemenkes
Ratusan Akademisi Internasional Kumpul di Semarang, Definisikan Ulang Peran Agama Hadapi Krisis Global
Kritik Pedas Akademisi UGM, Ada Penyimpangan Nilai-nilai Demokrasi di Era Jokowi
Jokowi Tunjuk sebagai Tito Karnavian Jadi Plt Menko Polhukam
Petisi Kritik Presiden Jokowi Disorot Ulama Jombang