NAWACITAPOST.COM - ROKAN HULU - Ratusan Masyarakat Desa Bangun Jaya, Kecamatan Tambusai Utara, Aksi damai depan pintu masuk Kantor Bupati Rokan Hulu (Rohul), Rabu (13/8/2025).
Ratusan Masyarakat Desa Bangun Jaya, Kecamatan Tambusai Utara, Aksi damai terkait dengan Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) PT. Merangkai Artha Nusantara (MAN) yang berada beroperasi di daerah tersebut.
Kedatangan Ratusan Masyarakat Desa Bangun Jaya tersebut dengan membawa berbagai tulisan di spanduk, Periksa Izin Lingkungan PT MAN, usut tuntas dugaan penggelapan pajak oleh PT MAN dan laksanakan penyerapan pekerja lokal masyarakat setempat sesuai Perda.
Ratusan massa aksi damai Dari Desa Bangun Jaya, disambut oleh yang mewakili Bupati Rokan Hulu Wakil Bupati Rokan Hulu yakni, Sekda Muhammad Zaki, Kakankesbangpol Suharman, Sekretaris Disnakbun Samsul Kamar dan penjabat lainnya.
Foto Bantah Yang 5 Persen, Orasi Masyarakat Bangun Jaya Dihadapan Sekda Rohul, Cabut Izin PT MAN, Usut Tuntas Pajak Dan Izin Lingkungannya. (NAWACITAPOST.COM)
Terpantau juga aksi ini didalam pengawalan, pengamanan dari Jajaran Polres Rokan Hulu dipimpin oleh Kasat Intelkam AKP Ichan didampingi PJU AKP Suheri Sitorus, S.H., AKP Jon Hendri, Iptu Nanang dan Satpol PP dan Damkar Rohul dipimpin oleh Kepala Bidang (Kabid) Operasional dan Pengamanan Satpol PP dan Damkar Rohul Hamsanah MPd bersama Samsul Kamal Plt Kabid penegakan perda
Dalam orasinya koordinator aksi secara bergantian Riski dan lainnya meminta Pemkab Rokan Hulu mencabut izin, Periksa Izin Lingkungan , usut tuntas dugaan penggelapan pajak oleh PT MAN, PT. MAN laksanakan penyerapan pekerja lokal masyarakat setempat sesuai Perda. Serta usut tuntas CSR PT MAN.
Baca Juga :persiapan- lokasi-pidana-kerja-sosial- dan-pelayanan-masyarakat-anak- bapas-madiun-laksanakan- audensi
"Keberadaan PT MAN didaerah kami, bukan memberikan dampak kesejahteraan masyarakat, bahkan menzolimi kami masyarakat bangun jaya, cabut izin PT MAN," orasi Koordinator Aksi Riski yang disambut suara teriak "Setuju" oleh ratusan massa Aksi.
Tidak itu saja, koordinator aksi damai masyarakat Desa Bangun Jaya turut membantah dengan tegas, tuduhan kepada Kepala Desa Desa Bangun Jaya terkait dengan yang katanya 5 persen. Itu permintaan bukan kepentingan pribadi, namun untuk dukungan pembangunan dari PT MAN di Desa Bangun Jaya, kalau itu disetujui dan disepakati bersama.
"Terkait dengan yang 5 persen itu baru pengusulan saja untuk bagaimana komitmen dukungan manajemen PT MAN pada pelaksanaan berbagai pembangunan diwilayahnya operasi di Desa Bangun Jaya, Kecamatan Tambusai Utara, kalau itu disetujui dan juga pada pembicaraan itu ada perwakilan dari PT MAN, jadi bukan kepentingan pribadi keluarga Kepala Desa kami Masyarakat Desa Bangun Jaya," bantah Koordinator Aksi dengan lantang pada aksi damai di depan Kantor Bupati Rokan Hulu tersebut.
Foto Bantah Yang 5 Persen, Orasi Masyarakat Bangun Jaya Dihadapan Sekda Rohul, Cabut Izin PT MAN, Usut Tuntas Pajak Dan Izin Lingkungannya. (NAWACITAPOST COM)
Dalam kesempatan itu salah seorang ibu-ibu yang mengaku ada lahan dekat PMKS PT MAN tersebut juga turut bersuara menyampaikan, pihaknya selama ini terzolimi dan meminta Pemkab Rokan Hulu Bupati untuk membantunya pada lahan yang dijadikan jalan selama ini PT MAN terkait dengan ganti rugi, karena selama itu juga mereka keluarga hanya makan debu tranportasi buah kelapa sawit yang dibawa di PMKS tersebut.
Diakhir orasinya koordinator aksi, menyerahkan satu bundelan pernyataan sikap terkait dengan PT MAN yang didukung tandatangan sebanyak 1 300 orang masyarakat Desa Bangun Jaya yang menyatakan mendukung semua orasi dan langsung diserahkan, diterima oleh Sekda Rokan Hulu Muhammad Zaki didampingi penjabat lainnya.
Sementara itu, dalam sambutannya Sekda Muhammad Zaki mengatakan sudah menerima surat pernyataan sikap dari Masyarakat Desa Bangun Jaya dan hal ini kami sampaikan kepada Bapak Bupati untuk dipelajari selanjutnya.
"Kami yang menyambut menerima asipirasi Bapak Ibu Masyarakat Desa Bangun, bapak Bupati kita sedang ada tamu dari Pemerintah Pusat, surat pernyataan ini langsung kami sampaikan kepada Bapak Bupati untuk dipelajari selanjutnya," jelas Sekda Rohul.
"Orasinya bapak ibu, sudah kami terima, kami berharap masyarakat yang pulang untuk hati-hati dalam perjalanan," tuturnya.
Setelah kurang lebih 2 jam menyampaikan orasinya dan disambut oleh Pemkab Rokan Hulu, ratusan massa Aksi damai Desa Bangun Jaya membubarkan diri dengan tertib dan selama aksi damai berlangsung berjalan aman, damai dan kondusif.
Artikel Terkait
Pemberitahuan Sudah Diterima Polres, Aksi Damai Lintas Lembaga Dibatalkan
Aksi Damai Puluhan Warga Surabaya Peringati Hari HAM dengan Menolak Politik Dinasti
APPD Jatim Gelar Aksi Damai Dukung Pelaksanaan Pemilu 2024 di KPU
Relawan Gerakan Prabowo 08 Akan Gelar Aksi Damai Bersama 10 Ribu Relawan
Ragukan Profesional Kanwil Kemenkumham Dan Kementrian ATR BPN Riau, Korban Oknum Notaris Dan PPAT Siap Lakukan Aksi Damai