"Karena itu mari kita jadikan tanggal 14 Februari sebagai pengadilan rakyat, pilihlah pemimpin yang tidak menyalahgunakan kekuasaan," kata dia.
Baca Juga: Peringkat Reputasi Kpop Grup Idol Januari, SEVENTEEN Duduki Posisi Teratas
Terpisah, juru kampanye TPN Ganjar-Mahfud, Choirul Anam memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai dua pertimbangan strategis yang melatarbelakangi keputusan Mahfud untuk mundur. P
ertimbangan pertama adalah menjaga keadilan (fairness) dalam penyelenggaraan pemilu, dengan tujuan mencegah kecurangan, penyalahgunaan kewenangan, dan fasilitas negara.
Mahfud ingin memberikan contoh perilaku baik yang tidak menyalahgunakan keberlanjutan fasilitas tersebut. "Minimal ada dua pertimbangan strategis, yang pertama adalah soal fairness," kata Anam.
Baca Juga: Ganjar-Mahfud Bakal Stop Food Estate, Gantikan dengan Program Ekosistem Pangan Terpadu
Pertimbangan kedua, menurut Anam, adalah memastikan bahwa institusi yang berada di bawah koordinasi Mahfud, seperti kepolisian, tentara, dan kejaksaan, tidak terlibat dalam rencana kecurangan dalam Pilpres 2024. Mahfud ingin memastikan agar para penyelenggara pemerintahan di bawah koordinasinya tidak melakukan tindakan yang tidak fair atau curang.
Artikel Terkait
Bolone Gibran Alihkan Dukungan ke Ganjar-Mahfud MD, Usai Debat Cawapes Kedua
Ganjar Sarankan Mahfud MD Mundur dari Menko Polhukam demi Hindari Konflik Kepentingan
Ganjar-Mahfud Bakal Stop Food Estate, Gantikan dengan Program Ekosistem Pangan Terpadu
Dukung Ganjar-Mahfud, Ratusan Advokat Jatim Bersatu dalam Tim Pembela Rakyat
Tabrak Prof! Mahfud MD Mundur dari Kabinet sebagai Protes atas Penyimpangan Kekuasaan