Presiden Jokowi memberikan pemahaman bahwa isu pemekaran wilayah tidak semata-mata berkaitan dengan aspek politik semata. Masalah anggaran juga menjadi pertimbangan serius dalam kebijakan ini. "Ini bukanlah hal yang kecil. Jika satu wilayah dibuka untuk pemekaran, maka wilayah lainnya juga akan mengikuti," ungkap Jokowi.
Sementara itu, dalam persiapan menuju Pilpres 2024, salah satu topik yang muncul dalam diskusi publik adalah pemekaran wilayah di Indonesia. Terlebih, Ganjar Pranowo, figur yang sedang diperhitungkan sebagai calon presiden (capres) menunjukkan dukungannya terhadap upaya pemekaran wilayah.
Sebagai tanggapan terhadap aspirasi masyarakat, Ganjar Pranowo mengemukakan bahwa pemekaran wilayah, terutama pemekaran Luwu menjadi provinsi baru, merupakan hal yang harus dipertimbangkan dengan serius. Bukan tanpa alasan, keputusan Ganjar untuk mendukung pemekaran wilayah ini tentunya memiliki dasar kuat.
Sebagai seorang pernah duduk sebagai Anggota DPR RI, Ganjar juga telah terlibat dalam proses perumusan kebijakan terkait pemekaran daerah. Pengalaman tersebut memberikan perspektif yang dalam bagi Ganjar terkait pentingnya otonomi daerah, yang merupakan bagian integral dari amanat reformasi.
"Itu alasan kenapa Ganjar Pranowo-Mahfud Md dianggap lebih tepat menjadi calon presiden dan wakil presiden pascapilpres 2024," imbuh Faigiziduhu.
Untuk diketahui, berdasarkan rancangan besar yang disusun Departemen Dalam Negeri sebelum diubah nomenklaturnya menjadi Kementerian Dalam Negeri, Indonesia akan memiliki 50 provinsi, seperti jumlah negara bagian di Amerika Serikat. Hingga saat ini, sudah terdapat 38 provinsi yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Di sisi lain, terdapat 12 calon provinsi baru yang tengah mengantre untuk dijadikan DOB.
Berikut daftar 12 calon provinsi baru di Indonesia:
- Provinsi Tapanuli - Hasil pemekaran dari Sumatera Utara. Calon ibukota adalah Kecamatan Siborongborong atau Kota Sibolga.
- Provinsi Kepulauan Nias - Hasil pemekaran dari Sumatera Utara dengan calon ibukota di Gunung Sitoli.
- Provinsi Madura - Hasil pemekaran dari Jawa Timur, dengan rencananya ibukota berada di Pamekasan.
- Provinsi Sumbawa - Hasil pemekaran dari Nusa Tenggara Barat, dengan rencana ibukota di Sumbawa Besar.
- Provinsi Kapuas Raya - Hasil pemekaran dari Kalimantan Barat, calon ibukotanya adalah Kabupaten Sintang.
- Provinsi Kotawaringin Raya - Hasil pemekaran dari Kalimantan Tengah, dengan ibukota yang diusulkan adalah Seruyan.
- Provinsi Bolaang Mongondow Raya - Hasil pemekaran dari Sulawesi Utara dengan calon ibukota di Kotamobagu.
- Provinsi Sulawesi Timur - Hasil pemekaran dari Sulawesi Tengah dengan ibukota di Kecamatan Luwuk.
- Provinsi Luwu Raya - Hasil pemekaran dari Sulawesi Selatan dengan ibukota di Kota Palopo.
- Provinsi Kepulauan Buton - Hasil pemekaran dari Sulawesi Tenggara dengan calon ibukota di Bau Bau.
- Provinsi Papua Tabi Sariri - Hasil pemekaran dari Papua dengan ibukota di Jayapura.
- Sulawesi Timur - Hasil pemekaran wilayah Sulawesi Tengah dengan ibukota Poso.