Padangsidimpuan, NAWACITAPOST.COM - Banyak cara sang pencipta untuk mendekatkan kembali hambanya, mungkin berada dibalik jeruji adalah salah satu caranya. Ya, menjadi seorang narapidana disebuah Lembaga Pemasyarakatan bukanlah akhir segalanya dari seorang insan, walaupun kebebasan mereka terbatasi bukan berarti kita juga membatasi kebebasan mereka dalam beribadah. Bukti nyata Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan yang selalu konsisten dalam melakukan Pembinaan Kerohanian Bagi seluruh warga binaannya.
Baca Juga : Ciptakan Situasi Kondusif Diawal Tahun, Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan Kanwil Kemenkumham Sumut Grebek Blok Hunian Wanita
Berbagai terobosan dilakukan oleh Kalapas, Indra Kesuma, A.Md.IP., SH., MH dalam upaya peningkatan keimanan dan ketaqwaan para WBP yang menjadikan program pembinaan kepribadian khususnya dibidang keagamaan menjadi prioritas utama untuk membimbing para warga binaan dibawah kepemimpinannya.
Bertempat di Mesjid Al-Ikhlas Lapas Padangsidimpuan, Jum’at (07/01/22) puluhan warga binaan tampak khidmat mengikuti ceramah yang disampaikan oleh ustadz secara virtual dengan tema “ Muhasabah Diri Menjalani Kehidupan”. Ya, tema tersebut dirasa sangat penting bagi warga binaan mengingat kilas perjalanan mereka selama ini hingga berakhir dibalik tembok berduri. Tak sedikit warga binaan yang merenungi segala perbuatan mereka selama ini, tentunya karena masih ada tertanam iman dalam hati mereka.
Melalui staf bimkemas, Haris Nasution, berbagai program pembinaan rutin kita berikan seperti belajar baca Al-Qur’an, Iqro’, tata cara sholat yang benar dan pendalaman ilmu agama tentunya. Ditemui di ruang kerjanya, Kepala Lapas Padangsidimpuan, mengatakan pihaknya akan rutin melakukan kegiatan tersebut untuk memberikan siraman rohani bagi WBP. Apalagi pandemi covid-19 membuat WBP tidak bisa bertemu langsung dengan sanak keluarga.
Kalapas Indra Kesuma, juga memberikan apresiasi kepada Jajaran Seksi Binadik dan Giatja dan seluruh pegawai Lapas Padangsidimpuan yang dengan telaten serta serius untuk terus berupaya melakukan berbagai terobosan dalam rangka tetap melaksanakan berbagai program pembinaan termasuk pembinaan spiritual dimasa pandemi covid-19 yang saat ini masih berlangsung.
"Kegiatan ini sangat positif. Saya harap nasihat dan ilmu yang disampaikan mampu menguatkan WBP yang menjalani kehidupan bermasyarakat sementara di Lapas," harap Indra Kesuma.
(Humas Lapasid)