Kamis, 9 Juli 2026

Sudah Seharusnya BBKSDA NTT KLHK Gelar Doa Bersama

Photo Author
Martin, Nawacita Post
- Minggu, 19 April 2020 | 12:51 WIB

Jakarta, Nawacitapost - Sabtu, 18 April 2020, UPT Balai Besar Konservasi SDA NTT, menggelar doa bersama antar lintas agama, diikuti pejabat KLHK, salah satunya Dirjen KSDAE Wiratno dan Kepala UPT KLHK di Provinsi NTT.


Doa bersama yang dilaksanakan secara virtual itu, Wiratno mengungkapkan bahwa acara doa bersama ini bertujuan untuk meminta ampunan pada Tuhan dan pertolongan karena saat ini di seluruh dunia sedang terjadi wabah COVID-19.


"Sudah ada arahan dari presiden dan seluruh protokol kesehatan termasuk program PSBB yang saat ini berlamgsung," tandas Wiratno, Sabtu (18/4).


Ditegaskan Wiratno, semuanya telah mengetahui dampak dari virus corona, sehingga menurut Wiratno perlu melakukan social distancing dan physical distancing, menjaga jarak, menjaga kebersihan, dan berperilaku hidup bersih di dalam rumah sekalipun


"Yang terpenting saat ini untuk direnungkan adalah ternyata wabah ini memberi pesan untuk dunia agar lebih menjaga alam, bersahabat dengan alam dan tidak terlalu banyak mengeksploitasi alam karena alam ada batas untuk dieksploitasi," tegas Wiratno kepada awak media baik cetak maupun elektronik dan daring.


Baca juga : Manggala Agni KLHK Berjuang Cegah Karhutla dan Covid-19


Lebih lanjut Kepala BBKSDA NTT, Timbul Batubara, yang menginisiasi kegiatan doa bersama yang diinisiasi Balai Besar Konservasi dan Sumber Daya Alam. Timbul Batubara sebagai Kepala Balai KSDA NTT mengatakan, bencana nasional ini harus disikapi dengan kewaspadaan yang tinggi, tidak hanya social distancing, makan yang bergizi dan obat-obatan, tetapi juga suasana kebatinan harus terasa damai.


"Oleh karena itu, doa bersama ini kita gerakan agar mental kita tidak terganggu," terangnya.


Diharapkan Timbul, adanya keterpaduan dari semua unsur tokoh lintas agama dan tokoh masyarakat dan melalui kegiatan Doa Bersama Untuk Bangsa ini menjadikan mental semakin kuat dan damai dengan lingkungan dan alam.


"Berturut-turut silih berganti para tokoh lintas agama menyampaikan permohonan doa agar wabah Covid-19 segera berlalu dari muka bumi ini khususnya di Indonesia," jelas Timbul.


Baca juga : Besesandingon, Social Distancing Ala Orang Rimba


Hadir pada kesempatan itu,  Tokoh Agama Kristen Protestan, Pdt. Kirenus Bole, Tokoh Agama Katolik, RD. Longginus Bone, Tokoh Agama Islam, Ustadz Ahmad Sofyan, Tokoh Agama Hindu, Pinandita Supardi dan Tokoh Masyarakat NTT dari Desa Baumata.


Selain tokoh agama yang hadir, juga tampak terlihat dari unsur KLHK, Forkopimda Manggarai dan Manggarai Timur.



Editor: Martin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini

Mensos Risma Bantu Pengobatan 2 Warga Lampung

Kamis, 22 Juni 2023 | 20:56 WIB