Jumat, 3 Juli 2026

Bukan Prince Mateen, Ternyata Ini Sosok Penerus Kerajaan Brunei Darussalam

Photo Author
Vanessa, Nawacita Post
- Sabtu, 20 Januari 2024 | 12:29 WIB
Prince Mateen (Dok. tmski/Instagram)
Prince Mateen (Dok. tmski/Instagram)

NAWACITAPOST.COM - Pangeran Abdul Mateen mungkin menjadi sosok yang paling dikenal di kalangan anak-anak Sultan Hassanal Bolkiah dari Raja Brunei Darussalam, terutama karena seringnya ia mendampingi sang ayah dalam berbagai acara kerajaan.

Meskipun demikian, Pangeran Mateen tidaklah menjadi penerus takhta kerajaan setelah Sultan Hassanal Bolkiah.

Pada urutan kelima dalam daftar suksesi atau penerus takhta kerajaan, Pangeran Mateen adalah anak laki-laki keempat dari Sultan Hassanal Bolkiah.

Baca Juga: Lai Cing-te Memenangkan Pemilu Presiden Taiwan, China Merespon dengan Kecaman

Saat ini, Pangeran Mateen sedang menjalankan tugasnya sebagai anggota Angkatan Udara Kerajaan Brunei.

Pangeran Abdul Mateen yang populer di media sosial bukanlah sosok yang akan meneruskan takhta kerajaan Brunei.

Sebaliknya, penerus takhta tersebut adalah Putra Mahkota Pangeran Al-Muhtadee Billah, yang merupakan anak laki-laki pertama Sultan Hassanal Bolkiah dari istri pertamanya, Raja Isteri Pengira Anak Saleha.

Baca Juga: Momen Melly Lee Tampil di Pernikahan Pangeran Mateen dan Anisha Rosnah

 

Berikut daftar penerus takhta kerajaan:

1. Putra Mahkota Pangeran Al-Muhtadee Billah (anak laki-laki pertama Sultan Hassanal Bolkiah dari istri pertama).

2. Pangeran Abdul Muntaqim (cucu laki-laki Sultan Hassanal Bolkiah, anak laki-laki pertama Pangeran Al-Muhtadee Billah).

3. Pangeran Muhammad Aiman (cucu laki-laki Sultan Hassanal Bolkiah, anak laki-laki kedua Pangeran Al-Muhtadee Billah).

4. Pangeran Abdul Malik (anak laki-laki kedua Sultan Hassanal Bolkiah dari istri pertamanya).

Halaman:

Editor: Vanessa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Trump Menyerah Pada Iran Demi Pasokan Minyak

Rabu, 8 April 2026 | 16:23 WIB