Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) bahkan menyebut, hampir 600 serangan Israel terhadap rumah sakit dan layanan kesehatan di Gaza sejak bulan Oktober silam.
Baca Juga: Barang Ketinggalan di Kereta Cepat WHOOSH Capai Rp500 Juta
Kini, rumah sakit-rumah sakit yang masih berdiri bekerja dengan persediaan yang sangat minim, melakukan operasi tanpa obat bius.
Menurut UNICEF, kondisi kehidupan anak-anak terus memburuk dengan cepat di Gaza. Mereka harus menghadapi kondisi diare dan penyakit kulit yang meningkatkan risiko lebih banyak kematian pada anak.
Artikel Terkait
106 Truk Berisi Bantuan Masuki Gaza
22 Rumah Sakit Hentikan Layanan di Gaza, Penyakit Menular Merajalela
Mengerikan! Rumah Sakit Indonesia di Gaza Mulai Hentikan Operasinya, Begini Nasib Pasien
Kisah Filter Semangka TikTok: Misi Sukses Kumpulkan Dana untuk Gaza
Akhirnya, Pria Ini Berseragam Orange Setelah Hina Nabi Muhammad dan Minta Zionis Israel Bantai WNI di Gaza