Jumat, 5 Juni 2026

Mengerikan! Rumah Sakit Indonesia di Gaza Mulai Hentikan Operasinya, Begini Nasib Pasien

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Jumat, 17 November 2023 | 10:38 WIB


NAWACITApost.com - Rumah Sakit Indonesia di Gaza Utara, sebuah tanda kepedulian dan bantuan medis bagi warga Palestina, menghadapi situasi darurat akibat serangan Israel yang melanda wilayah tersebut. Menurut laporan Al Jazeera pada Jumat (17/11/2023), Direktur RS Indonesia, Atef al-Kahlout, menyampaikan kondisi memprihatinkan bahwa rumah sakit tersebut telah terpaksa menutup operasinya, dan meninggalkan 45 pasien yang membutuhkan operasi penting tanpa penanganan.





Rekaman yang tersebar menunjukkan suasana mencekam di Rumah Sakit di Beit Lahiya di Jalur Gaza Utara, dengan warga Palestina terluka yang berbaris di lorong-lorong rumah sakit, bahkan ada yang terbaring di genangan darah. "Kami telah sepenuhnya menghentikan pelayanan dan operasi rumah sakit. Kami tak mampu memberikan layanan lebih lanjut… tempat tidur bagi pasien pun tak dapat kami sediakan," ungkap Kahlout, dikutip Jumat (17/11/2023).





Kekurangan pasokan medis dan lonjakan jumlah pasien yang terluka di tengah serangan yang terus berlangsung telah menyebabkan keterbatasan yang tidak terduga bagi rumah sakit ini. Meskipun memiliki kapasitas untuk merawat 140 pasien, saat ini jumlah pasien yang berada di fasilitas tersebut mencapai sekitar 500 orang. Dari jumlah tersebut, 45 orang memerlukan perawatan bedah darurat yang mendesak.





Rumah Sakit Indonesia, yang terletak di dekat kamp pengungsian terbesar di Gaza, Jabalia, juga telah menampung ratusan pengungsi yang mencari perlindungan di sana. Daerah sekitar rumah sakit tersebut telah beberapa kali digempur oleh pasukan Israel, dan sedikitnya dua warga sipil tewas dalam serangan tersebut antara tanggal 7 dan 28 Oktober, menurut Human Rights Watch.





Diketahui, hampir 30.000 warga Palestina telah terluka sejak Hamas memulai serangan mendadaknya ke Israel pada tanggal 7 Oktober 2023. Serangan Hamas telah menewaskan sekitar 1.200 orang warga Israel.





Sejak saat itu, Israel terus membombardir Gaza, menyebabkan lebih dari 11.400 orang terbunuh, termasuk lebih dari 4.600 anak-anak. Israel juga sangat membatasi pasokan air, makanan, listrik dan bahan bakar, dan badan-badan bantuan memperingatkan akan terjadinya bencana kemanusiaan di daerah kantong tersebut.





"Tim medis (di RS Indonesia) terpaksa mengamputasi beberapa pasien karena organ-organ tubuh mereka membusuk," lapor Tareq Abu Azzoum dari Al Jazeera dari Khan Younis.


Halaman:

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Trump Menyerah Pada Iran Demi Pasokan Minyak

Rabu, 8 April 2026 | 16:23 WIB