NAWACITAPOST.COM - Hari ini menandai 100 hari sejak Israel memulai serangannya ke Gaza, Palestina.
Serangan Israel ke Gaza dimulai pada tanggal 7 Oktober 2023, sebagai tanggapan atas serangan pejuang bersenjata dari Brigade Al Qassam, sayap bersenjata Hamas dan kelompok-kelompok Palestina lainnya.
Dilansir dari Al Jazeera, jumlah korban tewas di kalangan warga Palestina yang tinggal di Gaza telah meningkat menjadi hampir 24.000 orang dalam kurun waktu tersebut.
Baca Juga: Makna Filosofi Kue Keranjang yang Jadi Simbol Kebahagiaan di Tahun Baru Imlek
Israel telah menjatuhkan lebih dari 65.000 ton bom ke daerah kantong yang terkepung dan penduduknya berjumlah 2,3 juta jiwa. Mereka terjebak dalam wilayah seluas kurang dari 400 kilometer persegi.
Sebagai pembalasan, Israel memulai kampanye pengeboman yang kejam dan memperketat pengepungan yang sudah berlangsung sejak tahun 2007 di Gaza. Makanan, air, bahan bakar, dan obat-obatan, tidak diizinkan masuk ke Gaza.
Sejak saat itu, meski kecaman dari organisasi internasional dan kelompok-kelompok hak asasi manusia, Israel terus melanjutkan serangan.
Baca Juga: 5 Tempat Sarapan Legendaris di Bogor, Nomor SatuTerkenal Daging Sapinya Empuk!
Israel kini dituduh oleh Afrika Selatan telah melakukan genosida di Gaza di Mahkamah Internasional (ICJ) di Den Haag, Belanda.
Di sisi lain, bahaya untuk jurnalis yang meliput di Gaza semakin meningkat. Hingga saat ini, 100 wartawan dan pekerja media Palestina telah terbunuh di Gaza, satu orang setiap harinya.
Dua korban terakhir, Hamza Dahdouh dari Al Jazeera dan pekerja lepas Mustafa Thuraya. Mereka terbunuh dalam sebuah serangan udara yang ditargetkan pada mobil mereka di Khan Younis pada 7 Januari lalu.
Baca Juga: Melangkah ke Masa Lalu: Berikut Panduan Perjalanan ke Situs Gunung Padang
Selanjutnya,Israel tampaknya secara sistematis menargetkan rumah sakit di Gaza. Rumah Sakit Al-Shifa tidak sendirian dalam penyerangan ini.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut, Israel telah menyerang sekitar 94 fasilitas medis, termasuk 26 rumah sakit, sejak 7 Oktober lalu. Di antara rumah sakit yang hancur adalah Rumah Sakit Indonesia, Rumah Sakit Syuhada Al-Aqsa, dan lainnya.
Artikel Terkait
106 Truk Berisi Bantuan Masuki Gaza
22 Rumah Sakit Hentikan Layanan di Gaza, Penyakit Menular Merajalela
Mengerikan! Rumah Sakit Indonesia di Gaza Mulai Hentikan Operasinya, Begini Nasib Pasien
Kisah Filter Semangka TikTok: Misi Sukses Kumpulkan Dana untuk Gaza
Akhirnya, Pria Ini Berseragam Orange Setelah Hina Nabi Muhammad dan Minta Zionis Israel Bantai WNI di Gaza