NAWACITAPOST.COM — Ketika palu hakim diketuk, apakah keadilan benar-benar telah tegak, ataukah ia hanya sekadar memenuhi lembaran kertas prosedur?
Pertanyaan krusial inilah yang memicu gejolak di ruang publik. Menanggapi rentetan vonis kontroversial di ranah peradilan militer, Dominggus Ndun Maramba Djawa Mantan Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Pengurus Wilayah Relawan Muda Indonesia (RMI) Nusa Tenggara Timur (NTT), angkat bicara dengan nada tegas dan menohok. Bagi Dominggus, hukum tidak boleh buta terhadap rasa keadilan di tengah masyarakat.
Dua Tragedi, Satu Pertanyaan Besar: Di Mana Keadilan?
Sorotan tajam Dominggus bukan tanpa alasan. Ia membedah dua kasus besar yang belakangan ini mengoyak rasa kemanusiaan publik:
-
Kasus Air Keras Aktivis KontraS: Penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus yang melibatkan empat prajurit BAIS TNI hanya diganjar hukuman 1,5 hingga 3 tahun penjara. Komnas HAM bersuara keras: korban belum mendapatkan keadilan utuh, dan rekomendasi pemulihan seolah menguap begitu saja.
-
Tragedi Pelajar SMP di Sumut: Nyawa seorang anak sekolah runtuh akibat penganiayaan oknum TNI, namun pelaku hanya divonis 10 bulan penjara. Sebuah keputusan yang menyisakan luka menganga dan kekecewaan mendalam bagi keluarga korban.
"Hukum Bukan Sekadar Prosedur Atas Kertas!"
Secara konstitusional, Dominggus menegaskan bahwa setiap putusan pengadilan wajib dihormati. Namun, mantan petinggi RMI NTT ini memberikan peringatan keras bahwa hukum yang sehat tidak boleh terjebak dalam formalitas belaka.
"Penegakan hukum tidak cukup hanya memenuhi aspek formal dan prosedural. Hukum harus mampu memberikan rasa keadilan yang nyata bagi korban, keluarga korban, dan masyarakat. Ketika muncul persepsi ketidakadilan, maka kepercayaan publik terhadap institusi hukum dapat tergerus," ujar Dominggus dengan lugas.
Baca Juga: Sengat Emas PORPROVSU 2026: Ketua KONI Siantar Turun Gunung Tolok Ukur Kesiapan Atlet Wushu!
Menurut pria berlatar belakang hukum ini, transparansi di tubuh peradilan militer adalah harga mati. Setiap argumentasi hukum harus gamblang dan bisa dipertanggungjawabkan di depan publik agar tidak melahirkan spekulasi liar atau mosi tidak percaya.
Korban Bukan Sekadar Angka: Tuntutan Pemulihan Total
Lebih jauh dan dramatis, Dominggus mengetuk nurani para pemangku kebijakan. Ia mengingatkan bahwa keadilan bukan hanya soal seberapa lama pelaku mendekam di penjara, melainkan bagaimana negara merangkul korban yang hidupnya telah hancur.
-
Hak Korban: Pemulihan fisik dan psikologis.
-
Pendampingan: Pengawalan hukum yang tuntas.
-
Perlindungan Berkelanjutan: Menjamin masa depan korban dan keluarga tidak terabaikan.
Tags
Terkini
Ibu dan Anak di Madiun Diduga Dibunuh September, Suami Siri Jadi Tersangka
Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:36 WIBPolda Jatim Tangkap Terduga Pembunuh Ibu dan Anak di Madiun, Jasad Dibakar dan Dimasukkan Penggiling Daging
Senin, 26 Oktober 2026 | 11:12 WIBOperasi Senyap Terbongkar: Bea Cukai Sumbawa Gagalkan Penyelundupan Ratusan Ribu Batang Rokok Ilegal
Senin, 26 Oktober 2026 | 10:58 WIBSkenario Kejar-kejaran Dramatis, Bea Cukai Malang Gagalkan Penyelundupan 90.000 Batang Rokok Ilegal
Senin, 26 Oktober 2026 | 10:58 WIBEks Kadis ESDM Jatim Nurkholis Akui Terima Rp 30 Juta, Sapi Kurban, dan Dua Keping Emas
Minggu, 25 Oktober 2026 | 20:33 WIBPoster Pencarian Dwi Bagus dan Ibu-Anak yang Hilang di Madiun Beredar, Jatanras Polda Jatim Lakukan Pengejaran
Minggu, 25 Oktober 2026 | 20:30 WIBDugaan Pencucian Buah Sawit di KTSN Desa Lindai Tapung Hulu Berdamai, Pengurus Ingatkan, Kalau Ketangkap Lagi, Harus Diproses Hukum
Minggu, 25 Oktober 2026 | 13:13 WIBKemenhut Amankan 23 Kontainer Kayu Merbau dari Nabire di Surabaya, Dokumen Diduga Palsu
Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:32 WIBSaksi Ungkap Perintah Aris Mukiyono Ambil Uang, Dugaan Pungli Izin Tambang ESDM Jatim Disidangkan
Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:10 WIBPolda Jatim Amankan 11 Orang Saat Demo Mahasiswa di Grahadi, Sita Knuckle hingga Tiner
Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:55 WIBKorban Dugaan Pencurian Dengan Pemberatan 19 Ekor Ternak Sapi Laporkan Oknum Polisi di Satreskrim dan Porpam Polres Rokan Hulu
Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:14 WIBMaidi Divonis 5 Tahun Penjara, Hak Politik Dicabut 5 Tahun dan Wajib Bayar Rp6,88 Miliar
Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:39 WIBPejabat Boleh Lengser, Dugaan Tak Boleh Tenggelam! CaKrA Muda Tagih Kejati Usut Gratifikasi-TPPU di Surabaya
Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:30 WIBJAKA Jatim: Seret Anwar Sadad, Gerindra Jangan Lindungi, KPK Jangan Tebang Pilih!
Kamis, 22 Oktober 2026 | 15:45 WIBPOLRES SIAK UNGKAP DUGAAN PENYALAHGUNAAN BBM SUBSIDI BIO SOLAR DI PERAWANG, 1,2 TON BBM DIAMANKAN
Kamis, 22 Oktober 2026 | 05:31 WIBOperasi Sarang Narkoba (OSN) ,Satresnarkoba Polres Siak Bekuk Kurir Etomidate di Perawang, 38 Paket Barang Bukti Diamankan
Kamis, 22 Oktober 2026 | 05:26 WIBDalami Fakta Persidangan Kasus Pungli ESDM Jatim Dikembangkan, Kejati Telusuri Peran Sejumlah Pejabat
Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:41 WIBMajelis Hakim Dan Jaksa Soroti Beda Pengakuan Sekretaris ESDM Jatim soal Uang Rp50 Juta Pungli atau CSR?
Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:25 WIBTerpidana Penipuan Nunik Indah Rini Ditangkap Kejari Surabaya di Restoran, Buron 14 Tahun
Selasa, 20 Oktober 2026 | 21:02 WIBBPOM Bongkar Pabrik Kosmetik Ilegal di Mojokerto, Barang Bukti Rp16,17 Miliar
Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:57 WIB