Di samping tunjangan khusus, Dirjen Imigrasi juga merencanakan pembangunan fasilitas sarana dan prasarana yang lebih memadai bagi seluruh kantor imigrasi dan mitra kerja lainnya.
“Jadi kami sudah membuat Pokja perbatasan yang nantinya akan membuat rencana, kemudian dilanjutkan dengan anggaran dan hal-hal lainnya yang berhubungan dengan implementasi rencana tersebut,” jelas Silmy.
Dia menegaskan, melengkapi sarana dan prasarana imigrasi lintas negara jalur darat sama pentingnya dengan jalur udara dan laut. Tidak ketinggalan pentingnya sinergisitas antara Direktorat Jenderal dengan stakeholders terkait, baik dalam konteks permasalahan pembukaan lahan hingga hak prioritas.
“Jangan sampai tugas dan fungsi petugas imigrasi menjadi terhambat karena masalah sarana prasarana,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Selamat, Dr. Stevri Lumintang Terpilih Sebagai Ketua Umum BMPTKKI
Sambut Bulan Suci Ramadhan, Ratusan Masyarakat Tanjung Berani Silaturahmi Dengan Anggota DPRD Riau Kelmi Amri, Aly Iman Kenang Saat Bersama.
Kunjungi Desa Sukojati Banyuwangi, Menko PMK Pastikan Penyaluran Bantuan Pangan Beras CPP Berjalan Tepat Sasaran
Tertidur Saat Bertugas, Batik Air Bebastugaskan Pilot dan Kopilot
Sambut Bulan Suci Ramadhan 1445 H, Kalapas Pasir Pengaraian Berikan Arahan Kepada WBP