flash-news

Sengkarut Lahan Tol Rp50 Miliar: Soni Laberta Tabuh Genderang Perang, Tantang Bupati Tanggamus Buka Bukti!

Selasa, 16 Juni 2026 | 19:02 WIB
Ilustrasi

NAWACITAPOST.COM — Jagat hukum dan politik regional diguncang polemik panas. Sengketa lahan seluas 2,4 hektare di Desa Kadu, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Banten yang kini bertransformasi menjadi jalur vital Eksis Tol Cibitung, mendadak memanas.

Isu miring mengenai aliran dana fantastis sebesar Rp50 miliar meledak ke publik. Namun, sang perantara, Soni Laberta, langsung memasang badan dan melayangkan bantahan keras. Tidak main-main, kubu Soni menantang balik Muhammad Saleh Asnawi Bupati Tanggamus, Lampung, untuk membuka bukti secara transparan.

Rp50 Miliar Disebut Isu Liar, Kubu Soni Laberta Siap Buka-Bukaan

Soni Laberta melalui kuasa hukumnya, Muhammad Ali, S.H., M.H., menepis anggapan bahwa dirinya mengeruk keuntungan puluhan miliar dari transaksi lahan tersebut. Tuduhan yang menyebut dirinya "bermain" di balik layar bersama pemilik tanah, John Morin, dinilai sebagai pembunuhan karakter dan penggiringan opini yang menyesatkan.

Baca Juga: Genderang Perang Ditabuh! Mantan Kasat Narkoba Polres Siak Resmi Nakhodai LAN Riau, Siap Babat Habis Peredaran Gelap Narkotika

"Klien kami tidak pernah menerima dana sebesar itu. Nilai yang diterima jauh di bawah angka yang disebutkan, dan proses pembayarannya dilakukan secara bertahap sesuai kesepakatan para pihak," tegas Muhammad Ali dengan nada tinggi saat dikonfirmasi, Selasa (16/6/2026).

Ali menegaskan bahwa posisi kliennya murni hanya sebagai bridge—penghubung sah—antara pihak pembeli dan pemilik lahan. Ia menolak keras jika Soni dijadikan kambing hitam atas karut-marutnya sengketa ini.

"Semua ada bukti dan dokumennya! Jika diperlukan, kami siap membukanya dalam proses hukum. Tuduhan bahwa klien kami bermain dengan John Morin tidak berdasar!" tantang Ali.

Akar Konflik: Sengkarut Lahan Tol Cibitung yang Menyeret Nama Bupati

Aroma perseteruan ini pertama kali terendus ke publik setelah pemilik lahan, John Morin, mengunggah video bernada konfrontatif di akun TikTok pribadinya. Bak petir di siang bolong, John mengklaim telah menyeret Muhammad Saleh Asnawi Bupati Tanggamus dan Soni Laberta ke Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) pada Selasa (4/11/2025) lalu.

Baca Juga: Ratusan Eks Karyawan PT Trijaya Tirta Dharma Tagih Pesangon, Gubernur dan Wali Kota Didesak Turun Tangan!

John Morin merasa "dizolimi" karena mengaku belum menerima hak pembayaran sepeser pun atas tanahnya yang kini sudah menjadi aspal hitam jalur Tol Cibitung.

Di sisi lain, lingkaran pusaran kasus ini kian buram. Hingga berita ini diturunkan, Bupati Tanggamus Muhammad Saleh Asnawi, masih memilih aksi bungkam. Upaya konfirmasi melalui sambungan telepon WhatsApp maupun pesan seluler belum mendapatkan respons sedikit pun.

Menanti Ketukan Palu Korps Bhayangkara

Siapa yang benar? Siapa yang memainkan skenario? Publik kini mengarahkan pandangan tajam ke Trunojoyo.

Hingga saat ini, Mabes Polri dilaporkan masih melakukan kajian awal dan verifikasi mendalam terhadap laporan yang diajukan oleh John Morin. Satu yang pasti, kubu Soni Laberta sudah menabuh genderang perang hukum dan siap membongkar lembar demi lembar dokumen hitam di atas putih guna membersihkan namanya.(AMRULLOH)

Tags

Terkini