Baca Juga: LSM Penjara Indonesia Siap Gelar Aksi Massa, Desak Perbaikan Jalur Kedondong–Pardasuka!
Dugaan Kerugian Negara Fantastis: Rp120 Miliar Terancam Menguap!
Berdasarkan simulasi dan perhitungan dari data yang dihimpun, potensi kerugian keuangan negara dalam skandal ini sangat mencengangkan:
- Total Dana yang Dipotensikan Pemko: Kurang lebih Rp172 Miliar (Dana Rumah dan Bantuan Tunai.
- Kebutuhan Riil Kerusakan Lapangan: Kurang lebih Rp40–50 Miliar.
- Potensi Kerugian Negara (Selisih Dana): Kurang lebih Rp120 Miliar.
Dugaan kuat menyatakan bahwa selisih dana raksasa sebesar Rp120 Miliar inilah yang diincar untuk dikorupsi, dialirkan ke proyek fiktif, atau dibagi-bagi ke kantong segelintir pejabat, sementara rakyat yang menjadi korban bencana sebenarnya hanya gigit jari menerima remah-remahnya.
Tragedi Kemanusiaan: Bencana Alam Jadi Lahan Bisnis
Ini bukan lagi sekadar kelalaian administrasi atau salah ketik teknis. Ini adalah potret kelam dugaan tindak pidana korupsi kelas berat yang terencana dan berdarah dingin. Di saat rakyat menangisi ruang hidup mereka yang diterjang bencana, oknum pejabat justru melihat peluang bisnis untuk memperkaya diri.
Baca Juga: Jalan Utama Bagai Kubangan, Pembangunan Diduga Kuat Pilih Kasih dan Tebang Pilih!
Kini, bola panas berada di tangan penegak hukum. Publik dan masyarakat sipil menuntut tindakan tegas tanpa kompromi: Segera mulai penyelidikan pidana, sita seluruh dokumen laporan palsu, dan seret setiap pejabat yang terlibat ke balik jeruji besi!(Lesmanan.H)