NAWACITAPOST.COM — Ribuan warga dan calon warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kota Kediri Pusat Madiun sukses "memutihkan" jalanan lewat aksi Long March (Mlaku Bareng). Berpusat di Padepokan PSHT Cabang Kota Kediri, Jawa Timur Sabtu (16/5/2026), aksi jalan kaki massal ini bukan sekadar unjuk kekompakan, melainkan simbol nyata dari implementasi ajaran luhur organisasi.
Sejak pagi buta, antusiasme tinggi sudah terpancar dari wajah para peserta yang memadati lokasi. Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk AKBP Edi Herwiyanto, Siswanto Ketua IPSI, serta jajaran elite pengurus PSHT Cabang Kota Kediri Pusat Madiun. Kehadiran para tokoh ini sontak membakar semangat ribuan pendekar yang hadir.
Bukan Sekadar Bela Diri, Tapi Tentang Moralitas
Rangkaian acara sakral ini diawali dengan apel bersama dan peragaan gerakan pembukaan secara serentak yang memukau mata. Agung Sediana Ketua PSHT Cabang Kota Kediri Pusat Madiun, menegaskan bahwa agenda mlaku bareng ini adalah manifestasi dari falsafah mendalam PSHT, yaitu Memayu Hayuning Bawono (memperindah keindahan dunia).
"Ajaran PSHT tidak hanya berfokus pada pembelajaran bela diri semata. Lebih dari itu, organisasi menanamkan nilai moral, etika, dan budi pekerti luhur. Seorang warga PSHT diharapkan tahu benar dan salah, serta mampu membawa kedamaian dan manfaat bagi masyarakat," tegas Agung Sediana.
Pesan Kuat Sinergi dan Kebangsaan
Dalam kesempatan yang sama, AKBP Edi Herwiyanto memberikan arahan berbobot kepada seluruh massa yang hadir. Ia mengingatkan bahwa kekuatan utama PSHT terletak pada persaudaraan dan kontribusinya terhadap bangsa.
Poin Utama Arahan AKBP Edi Herwiyanto:
- Menjadi manusia yang bermanfaat bagi sesama dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
- Selalu bersinergi dengan segenap elemen bangsa.
- Mengutamakan persatuan di atas segala perbedaan.
Tertib, Kondusif, dan Berkarisma
Meskipun melibatkan massa dalam jumlah yang masif, kegiatan long march ini berjalan dengan sangat tertib, aman, dan kondusif. Sepanjang rute perjalanan, para peserta berhasil menunjukkan sisi humanis dan kedisplinan tinggi, yang langsung memanen apresiasi positif dari warga sekitar yang menonton.
Baca Juga: Kilas Balik Masa Kecil Sang Pejuang Buruh: Menghidupkan Spirit Marsinah dari Nganjuk untuk Indonesia
Melalui momentum keren ini, PSHT Cabang Kota Kediri Pusat Madiun sukses mengirimkan pesan kuat kepada publik: bahwa di dalam tubuh seorang pendekar PSHT, terdapat jiwa yang solid, santun, dan siap menjaga keharmonisan di tengah masyarakat.(**)
Artikel Terkait
Gebrakan Pendidikan Masa Depan: Universitas Pelita Bangsa Hadirkan Kuliah Fleksibel Berkualitas Di Pusat Industri Terbesar Asia Tenggara!
Dobrak Rekor Global! Presiden Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa 'Merah Putih' Serentak dari Nganjuk
Prabowo: "Kalau Bangsa Ini Lapar, Saya yang Bertanggung Jawab!"
Air Mata Nganjuk dan Kehadiran Presiden: Museum Marsinah Resmi Berdiri!
Dunia Lagi Goyang, Presiden Prabowo: "Tenang, Ekonomi Indonesia Kuat!"