Majalengka, NAWACITAPOST.COM – Masyarakat di Tanah Air tengah dilanda kepanikan akibat kenaikan harga BBM. Masyarakat khawatir, harga kebutuhan pokok ikut naik imbas kebijakan tersebut.
Baca Juga : Ini Hasil Pertemuan PT Media Nawacita Indonesia Bersama Tim Juri Nasional Nawacita Awards
Menyikapi gejolak kecemasan tersebut, Kapolres Majalengka AKBP Edwin Affandi mengajak masyarakat menciptakan ketahanan pangan mulai dari rumah masing-masing.
Menurutnya, bercocok tanam adalah salah satu solusi terbaik ditengah adanya kenaikan BBM. Sehingga pihaknya mengajak masyarakat untuk sadar melakukan ketahanan pangan.
"Kami mengajak masyarakat agar memanfaatkan halamannya untuk bercocok tanam, jika masyarakat yang tidak memiliki halaman bisa memanfaatkan hidroponik," ujar Edwin Affandi, Selasa (6/9/2022).
"Dengan kemandirian itu insyaallah kita bisa membangun pondasi ketahanan pangan mulai dari rumah," ungkap Kapolres.
Disampaikan Edwin, hasil komoditas di Majalengka terbilang baik. Pasalnya, daerah berjuluk 'Kota Angin' itu memiliki alam yang subur. Dengan demikian, ia berharap masyarakat bisa memanfaatkannya.
"Saya pantau pasar-pasar di kita banyak yang menggunakan komoditas dari luar daerah, misal kentang dari Dieng, bawang dari Brebes, padahal kualitas bawang dan kentang di kita juga tidak kalah baiknya. Untuk itu masyarakat harus bisa memanfaatkannya," tambahnya.
Untuk memulai hal itu, Edwin bersama jajarannya berencana akan membuat program tanam sayuran di halaman Mapolres Majalengka. Hasil penanaman itu, nantinya bisa dimanfaatkan oleh siapa saja yang membutuhkan.
"Kami juga punya rencana membuat penanaman segala macam jenis sayuran di halaman polres. Hasilnya silahkan bisa dimanfaatkan untuk masyarakat," tandasnya.