Terkait kontestasi politik, Punjul Sungkari mengakui turut andil dalam Pilkada yang lalu. "Mustahil sebuah organisasi kemasyarakat tidak ikut menentukan siapa yang akan menjadi pimpinan daerah atau negara, " Katanya.
"Karena sebagai Organisasi kemasyarakatan, kami mempunyai tanggung jawab untuk menyejahterakan Rakyat, " Tegas Sungkari.
Sebagai Ketua Umum, Punjul berharap BMPI menjadi Ormas militan, terlebih militan dalam memperjuangkan kesejahteraan Masyarakat.
"Jadilah agen agen perubahan yang menyiarkan kebaikan. Karena sudah jelas, tujuan kita adalah memberikan manfaat bagi masyarakat, terlebih kepada anggotanya. Dan akses kepada Pemerintah dan Lembaga lain sudah terbuka lebar, " Terangnya.
Ia juga mengingatkan, tahun depan adalah tahun politik. Jangan sampai BMPI pecah gegara tidak solid.
"Tugas BMPI adalah menyatukan seluruh elemen di masyarakat bukan malah mecah belah, " Tandas Punjul Sungkari.
Sementara itu, anggota Komisi A DPRD Jatim, Jordan Batara Goa, yang turut hadir mengajak BMPI untuk bersinergi dengan semua pihak.
"Sebagai anggota Dewan yang mewakil Masyarakat, kita siap bersinergi dengan BMPI, namun semua harus melalui prosedur yang ada dan tetap terorganisir, " Ucapnya.
"Selamat ulang tahun BMPI yang ke-3, semoga kedepan semakin Jaya, semakin banyak aksi aksi positif, terutama dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat," Tandasnya.
Acara terakhir diisi dengan Refleksi Peristiwa Kudeta Dia Tujuh Juli (Kudatuli) oleh salah satu pelaku sejarah, Agus Patminto.
Pria korban Kudatuli yang pernah dipenjara di Rutan Salemba ini menceritakan kejadian yang sebenarnya menimpa para aktivis PDI Pro Mega waktu itu.
"Ini adalah sejarah kelam yang bisa dikenang namun tidak boleh terulang, " Ungkap Agus Patminto.
"Ini memang musibah, tapi juga menjadi berkah bagi PDI Perjuangan karena dari situlah banyak simpati yang masuk sehingga PDIP meraih suara terbanyak di Pemilu 1999," Katanya.
Ia berharap momen peringatan 'Kudatuli', PDI perjuangan yang dikenal sebagai Partainya wong cilik, harus selalu bisa mengadvokasi masyarakat bawah.
"Terlebih untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia secara luas, " Tandasnya.