" Semuanya akan bermuara pada kebijakan daerah yang melalui proses panjang. Tugas kami hanya mendorong, Pemerintah yang berkewajiban menambah, " Jawab Dyah Katarina.
Ia juga berharap, usulan dari warga didasarkan oleh kebutuhan, bukan keinginan atau bahkan untuk pribadi.
"Kalau ada warga yang sungguh-sungguh membutuhkan permakanan, langsung telpon saya saja. Karena hal penting ini, harus disegerakan!" Serunya.
Pada kesempatan yang sama, Dyah Katarina juga mengingatkan kepada kader agar lebih selektif memilih pemimpin serta anggota Dewan di Pemilu 2024.
" Di Pemilu 2024 nanti, 47 ribu Kader akan terlihat amat seksi, sehingga banyak yang melirik terutama para Caleg," Katanya setengah bercanda.
Hadir menjadi Narasumber Achmad Hidayat, Wakil Sekretaris DPC PDI Perjuangan mengingatkan terkait PPDB yang segera tiba.
"Apabila putra-putri njenengan warga MBR yang diterima dengan jalur mitra warga, akan mendapat sepatu, tas, dan seragam sekolah, " Kata AH sapaan Achmad Hidayat yang saat ini juga menjabat sebagai tim Ahli Wakil Walikota Surabaya Armuji.
Ia menjelaskan, saat ini, atas perjuangan komisi D DPRD Surabaya, honor Modin mengalami kenaikan. Dari 400 menjadi 800 ribu per bulannya.
Dana kelurahan segera dicairkan. Diketahui, Dana Kelurahan bisa dipakai untuk pembangunan, pengembangan usaha masyarakat, dll.
Maka dari itu Achmad juga mengingatkan agar dana-dana dari program Pemerintah bisa digunakan semaksimal mungkin untuk kepentingan masyarakat, Tandasnya. (BNW)