NAWACITAPOST.COM - Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan publik, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Pendapatan Daerah Nganjuk, menggelar acara Forum Komunikasi Publik (FKP) dengan tema "Peningkatan Kualitas Pelayanan Prima" di Jalan Anjuk Ladang, Kotak Pos 7, Nganjuk, Jawa Timur, pada Selasa (6/8/2024).
Pantauan wartawan Nawacitapost.com hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya, para pegawai Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), perwakilan dari Unit Regident, Perwakilan dari Jasa Raharja, Media Massa, Organisasi Masyarakat Sipil, dan Perwakilan Masyarakat umum Kabupaten Nganjuk.
Baca Juga: Bapenda Catat Pendapatan Sektor PKB Melalui E-Samsat Capai Rp 45,22 Miliar
Kepala UPT Pengelolaan Pendapatan Daerah Nganjuk Muhammad Syaifullah, SE, Ak, melalui Astofa memaparkan bahwa, dasar Hukum Pembentukan Samsat di seluruh Indonesia adalah Instruksi Bersama Menteri Pertahanan Keamanan, Menteri Dalam Negeri dan Menteri Keuangan Nomor INS/03/M/X/1999, Nomor 29 Tahun 1999, Nomor 6/IMK.014/1999 tentang Pelaksanaan Sistem Administrasi Manunggal Di Bawah Satu Atap dalam penerbitan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor, Surat Tanda Coba Kendaraan Bermotor, Tanda Nomor Kendaraan Bermotor, Tanda Coba Nomor Kendaraan Bermotor dan Pemungutan Pajak Kendaraan Bermotor, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor serta Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).
"Tujuan dibentuk SAMSAT adalah untuk memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat untuk pengurusan regulasi kendaraan bermotor, pembayaran pajak, dan SWDKLLJ," kata Astofa.
Baca Juga: Permudah Akses Layanan Pajak, Gerai Samsat Panimbang Dipindah ke Lokasi Baru
Dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, SAMSAT mengacu pada Surat Keputusan Bersama Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Direktur Jenderal Pemerintahan Umum dan Otonomi Daerah dan Direktur Utama PT. Jasa Raharja (Persero) Nomor SKEP/06/X/1999, Nomor 973-1228, Nomor SKEP/02/X/1999 tentang Pedoman Tata Laksana Sistem Administrasi Manunggal Di Bawah Satu Atap dalam penerbitan Surat Tanda Nomor Kendaran Bermotor, Surat Tanda Coba Kendaraan Bermotor, Tanda Nomor Kendaraan Bermotor, Tanda Coba Nomor Kendaraan Bermotor dan Pemungutan Pajak Kendaraan Bermotor, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor serta Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).
"Ini gambaran umum yang ada di Kabupaten Nganjuk, terdiri dari 20 Kecamatan dan 243 Desa, dan lokasi UPT Samsat Nganjuk ada 7, UPT 1 PNS-nya Opdat 9 Jumlah 17, Samsat keliling ada 2, jumlah 6, Payment Point ada 2, yaitu Warujayeng dan Kertosono, Sebaran Layanan Unggulan Samsat Nganjuk, ada Samsat UMKM & Mall Pelayanan Publik, di Area Layanan KB Samsat Nganjuk," ucap Astofa.
Baca Juga: Tinjau Gedung Baru Samsat Cikokol, Pj Gubernur Al Muktabar: Pemprov Banten Maksimalkan Pelayanan
Realisasi PAD Per Jenis Pungutan, dari semester 1 sampai semester 2, untuk PKB dari target Rp 152.542.000.000 terealisasi Rp 74.580.683.300 atau 48,89 persen, dan untuk BBN-KB dari target Rp 57.538.000.000 terealisasi Rp 37.329.832.900 atau 64,8 persen, dan PAP dari target Rp 143.000.000 sampai semester 2 terealisasi Rp 12.483.550 atau 8,73 persen, dan RJU dari target Rp 74.000.000 terealisasi Rp 47.095.500 atau 63,64 persen, dari parkir dengan target Rp 825.000.000 terealisasi Rp 388.362.650 atau 47,02 persen, dari jumlah semua itu, per jenis pungutan, realisasinya sampai per bulan Juni 53,22 persen.
"Untuk realisasi layanan unggulan, yang ada di samsat Nganjuk untuk sampling dari target 18.620 terealisasi 16.471 atau 88,46 persen kontribusi layanan Rp 4.932.184.000, untuk Stupa dan Kolam, ini yang luar biasa dari target 13.300 sampai bulan Juni terealisasi 29.754 atau 223,71% dengan kontribusi Rp 11.781.432.800 untuk Payment Point (PP) Warujayeng dari target 17.290 sampai bulan Juni sudah terealisasi 18.276 atau 105,70 persen dengan kontribusi Rp 6.375.265.700, untuk PP Kertosono dari target 17.290 realisasi 14.080 dengan kategori 81,43 persen kontribusi layanan Rp 4.351.647.550, total dari layanan unggulan kontribusi semuanya Rp 27.440.530.050, sampai dengan bulan Juni," tutur Astofa.
Baca Juga: Cooling System Ditlantas Polda Riau Kembali Mengajak Para Wajib Pajak Melalui Samsat Tanjak
Astofa menjelaskan, ini layanan unggulan yang paling terfavorit di Kabupaten Nganjuk, untuk yang paling tinggi itu Stupa dan Kolam, yang kedua PP Warujayeng, yang ketiga Samsat keliling dan yang keempat PP Kertosono.
"Mengenai realisasi layanan E-CHANNEL, dari semua layanan mulai dari Tokopedia, Griya Bayar, Indomaret, Alfamart, Kantor Pos, E-Samsat Bank Jatim, Pos Bumdes, Samkopi, Link Aja, Samolnas, Alfamidi, OPOP, BTN GB Bumdes, Jatim Bumdes, Samsat Kampus, hingga Gopay, sampai triwulan kedua ini sudah memberikan kontribusi, untuk Tokopedia sampai Juni memberi total 7.791 ini yang paling terfavorit, realisasi untuk bulanan sampai bulan Juni, rata-rata per hari 137 objek pembayaran via E-CHANNEL," terangnya.
Artikel Terkait
Pemutihan Pajak Kendaraan, Buruan Kunjungi Samsat Terdekat
Samsat Bersama Satlantas Tanjungpinang Gelar Penertiban Pajak Kendaraan Bermotor
Bayar Pajak Kendaraan tak perlu ke Samsat, Pakai Aplikasi Signal!
Cooling System Ditlantas Polda Riau Kembali Mengajak Para Wajib Pajak Melalui Samsat Tanjak
Tinjau Gedung Baru Samsat Cikokol, Pj Gubernur Al Muktabar: Pemprov Banten Maksimalkan Pelayanan
Permudah Akses Layanan Pajak, Gerai Samsat Panimbang Dipindah ke Lokasi Baru
Bapenda Catat Pendapatan Sektor PKB Melalui E-Samsat Capai Rp 45,22 Miliar