Jumat, 5 Juni 2026

Semarakkan Tahun Baru Hijriyah 1446, LP Ma'arif MWC NU Kertosono Gelar Pawai Ta'aruf

Photo Author
Tiarsin Nawacita, Nawacita Post
- Senin, 22 Juli 2024 | 06:00 WIB
Peserta pawai ta'aruf dari Banom NU yakni Fatayat NU dengan nomor urut 04 (Foto Sakera Nawacita)
Peserta pawai ta'aruf dari Banom NU yakni Fatayat NU dengan nomor urut 04 (Foto Sakera Nawacita)

Lanjut Nur Isadah, kegiatan ini berawal dari ide Kemenag Nganjuk yang bekerjasama dengan MWC NU Kertosono.

Baca Juga: Ansor dan Dinamika Politik Indonesia

"Untuk peserta keseluruhan hari ini kurang lebih 2500 orang, untuk peserta mulai dari banom NU yakni Muslimat NU, Fatayat NU, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU), kemudian lembaga pendidikan yang di bawah naungan Kemenag mulai dari RA, MI, MTs, MA, se-Kecamatan Kertosono," ujar eks Kepala MI Miftahul Huda itu.

Nur Isadah menjelaskan, peserta tergabung dalam 33 nomor, selain dari dunia pendidikan juga dari lembaga mulai dari IPARI, APRI, FKPQ, dan FKDT.

Baca Juga: Perkuat Sektor Ekonomi, GP Ansor Ranting Sembung Serahkan Bantuan Gerobak Pentol

"Selain itu juga ada dari pondok pesantren se-Kecamatan Kertosono, sebagai apresiasi kami memberikan penilaian atau kejuaraan kepada peserta yang terbaik, dalam mengikuti pawai ta'aruf ini," terangnya.

Imam Syafi'i direktur Lazisnu Kertosono ketika diwawancarai (Foto Sakera Nawacita)

Di tempat yang sama Direktur Lazisnu Kertosono Imam Syafi'i menyampaikan, santunan anak yatim tersebut memang merupakan kegiatan atau agenda rutin setiap tahun, untuk memperingati bulan Muharram.

Baca Juga: PP GP Ansor Gelar Kongres di Atas Kapal Laut, Addin Jauharudin Terpilih Secara Aklamasi

"Untuk pelaksanaan adalah Lazisnu Kertosono kerjasama dengan seluruh ranting yang ada di Kecamatan Kertosono," tutur Imam Syafi'i.

Lanjut Imam Syafi'i, untuk tahun ini dilaksanakan dengan sasaran 350 yatim dan dhuafa, artinya prioritas kepada yatim, dan untuk menjaga keabsahan terkait dengan santunan yatim, kita beri judul tambahan dhuafa.

"Maksudnya adalah untuk yatim yang sudah masuk dalam usia baligh, sehingga nanti bisa sesuai dengan syariat Islam," ujar Direktur Lazisnu Kertosono yang akrab disapa Imam.

Baca Juga: Ramaikan Peringatan HSN ke-78, GP Ansor dan Lesbumi Gelar Festival Musik

Imam menjelaskan, untuk tahun ini dilaksanakan di Lapangan Gunung Sewu, Desa Kepuh, Kertosono, dan setiap tahunnya dilaksanakan dengan berpindah-pindah, keliling dari ranting ke ranting se-Kecamatan Kertosono.

"Untuk kategori dhuafa yaitu diberikan kepada anak yatim yang berusia di atas 12 tahun sampai dengan 15 tahun, termasuk juga Anak Binaan Lazisnu (Abila)," ungkap Imam.

Halaman:

Editor: Tiarsin Nawacita

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini