Minggu, 28 Juni 2026

Bupati Nias, Ya’atulo Gulo Hadiri Rembuk Stunting Tingkat Kecamatan Idanogawo Kabupaten Nias Tahun 2024

Photo Author
Tantitamara, Nawacita Post
- Minggu, 2 Juni 2024 | 19:26 WIB
Bupati Nias, Ya’atulo Gulo Hadiri Rembuk Stunting Tingkat Kecamatan Idanogawo Kabupaten Nias Tahun 2024
Bupati Nias, Ya’atulo Gulo Hadiri Rembuk Stunting Tingkat Kecamatan Idanogawo Kabupaten Nias Tahun 2024

NAWACITAPOST.COM - Bupati Nias hadiri Pelaksanaan Rembuk Stunting Tingkat Kecamatan Idanogawo di Balai Serba Guna Kantor Kecamatan Idanogawo pada Jumat, (31/05/2024).

Mengawali kegiatan tersebut, Sekcam Idanogawo Eka Darius Hura, S.E mengatakan bahwa maksud dan tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah mendeklarasikan komitmen Pemerintah Kabupaten Nias dan Publik terkait Intervensi Stunting serta Merumuskan Intervensi Gizi Spesifik untuk mengatasi penyebab stunting.

“Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah adanya Komitmen Bersama yang dituangkan dalam bentuk Rencana Tindak Lanjut dalam penanganan penurunan stunting di Kecamatan Idanogawo,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Nias, Yaatulo Gulo, S.E., S.H., M.Si dalam arahan dan bimbingannya mengatakan bahwa masalah stunting sangat penting dan harus ada reaksi atau tindak lanjutnya.

Baca Juga: Bupati Nias Pimpin Rapat Koordinasi dan Rembuk Stunting di Kecamatan Hiliduho

“Stunting adalah masalah masa depan Kabupaten Nias, 25 tahun ke depan bakalan seperti apa? Bila terjadinya kurang gizi dalam sejak janin dalam kandungan sampai awal kehidupan anak atau umur 2 tahun (1000 Hari Pertama Kehidupan) maka dapat menimbulkan gangguan pertumbuhan pada anak (pertumbuhan fisik dan otak). Apapun yang terjadi, kita harus serius dalam menuntaskan masalah stunting ini,” tegasnya.

Ia menghimbau agar seluruh Tenaga Medis, Bidan Desa dan Kader Posyandu untuk bekerja sesuai fungsi-fungsi pelayanan kesehatan serta berperan aktif dalam pelayanan kepada masyarakat terutama dalam mensosialisasikan peningkatan kesadaran pemenuhan gizi terhadap anak, merubah pola asuh serta melakukan berbagai langkah yang dirasa perlu guna mewujudkan generasi baru yang sehat, cerdas dan berkualitas baik dari segi fisik maupun mental.

“Kepada seluruh Kepala Desa, Puskesmas, Bidan Desa saya instruksikan untuk mendata seluruh balita dan penderita stunting yang ada di desanya masing-masing. Saya minta agar kita semua bekerjasama terhadap upaya pencegahan dan penurunan stunting di Kabupaten Nias,” harap Bupati Nias.

Mengakhiri arahannya, Bupati Nias mengharapkan kepada semua pihak untuk mau dan mampu berperan sebagai agen perubahan sehinga memberi kontribusi nyata terhadap upaya pencegahan dan penurunan stunting di Kabupaten Nias.

Baca Juga: Hadiri Gerakan Tanam Pisang Nias, Bupati Nias: Produksi Pisang Harus Diprioritaskan Agar Memiliki Kualitas dan Daya Jual Yang Tinggi

“Semoga komitmen dan upaya kita bersama untuk menuntaskan masalah stunting serta mewujudkan masyarakat Nias yang sehat, mandiri, dan sejahtera mendapatkan ridho dari Tuhan yang Maha Kuasa,” tutup Bupati Nias.

Hadir pada kegiatan tersebut, Bupati Nias, Wakil Bupati Nias, Kepala Perangkat Daerah Kab.Nias, Camat Idanogawo, Unsur Forkopimka Kecamatan Idanogawo, Pengurus Tim Penggerak PKK Kecamatan Idanogawo, Kepala UPTD Puskesmas Hiliweto Idanogawo, Bidan Desa se-Kecamatan Idanogawo, Kepala Desa se-Kecamatan Idanogawo, Ketua Tim Penggerak PKK Desa se-Kecamatan Idanogawo, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama se-Kecamatan Idanogawo, Kader KB, Kader Posyandu se-Kecamatan Idanogawo.

Editor: Tantitamara

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Artikel Terkait

Terkini

Gaji Sekda Kota Surabaya Tertinggi se-Indonesia?

Senin, 22 Juni 2026 | 15:58 WIB