Senin, 10 Agustus 2026

LOKER PEMKOT SURABAYA JADI LAHAN CALO? Dari Catut Sekda, ASN Rp15 Juta, Eks Camat Rp25 Juta hingga THL Dishub Rp20 Juta

Photo Author
Elya Yuddy Irawan, Nawacita Post
- Senin, 10 Agustus 2026 | 19:36 WIB

Namun pola kemunculannya patut menjadi alarm.

Sumber A1: Yang Terlihat di Permukaan Disebut Baru Sebagian Kecil

Informasi yang diterima redaksi dari sumber A1 di lingkungan pemerintahan, yang identitasnya tidak dipublikasikan demi keamanan sumber, menyebut persoalan jual-beli lowongan kerja di lingkungan Pemkot Surabaya diduga jauh lebih luas daripada kasus yang selama ini muncul ke permukaan.

Menurut sumber tersebut, terdapat korban-korban lain yang disebut mengalami kerugian jauh lebih besar, dengan nilai mulai sekitar Rp35 juta hingga Rp80 juta.

Informasi itu belum dapat diverifikasi secara independen oleh redaksi dan belum dapat dipastikan jumlah korban maupun total kerugiannya. Namun sumber tersebut mengaku punya catatan lengkap nama, alamat, serta berapa kerugiannya. 

Namun salah satu cerita yang disebut sumber tersebut cukup mengusik.

Salah satunya, seorang penjual cendol di wilayah Surabaya Utara disebut mengaku menjadi korban penipuan dengan modus dijanjikan pekerjaan di lingkungan Pemkot Surabaya dan mengalami kerugian sekitar Rp35 juta.

Jika informasi tersebut benar, kasus Rp20 juta yang baru terbongkar di Dishub bisa jadi bukan satu-satunya persoalan.

Bisa saja masih ada korban lain yang memilih diam.

Bisa karena malu.

Bisa karena takut.

Bisa karena merasa uangnya tidak mungkin kembali.

Atau bisa pula karena korban sebelumnya percaya bahwa pelaku memang memiliki akses terhadap pejabat tertentu.

Dan justru di sinilah persoalan menjadi semakin serius.

Mengapa korban berani menyerahkan puluhan juta?

Pekerjaan pemerintah bukan barang yang seharusnya bisa diperjualbelikan.

Rekrutmen semestinya berlangsung melalui mekanisme resmi, berdasarkan kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.

Halaman:

Editor: Elya Yuddy Irawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini