Kamis, 4 Juni 2026

Pemkot Surabaya: Stok Beras Aman, Masyarakat Diimbau Bijak dalam Berbelanja

Photo Author
Nawi., Nawacita Post
- Jumat, 26 Januari 2024 | 07:10 WIB
Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan ketersediaan beras di Kota Pahlawan sangat aman dan mencukupi (Pemkot Surabaya)
Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan ketersediaan beras di Kota Pahlawan sangat aman dan mencukupi (Pemkot Surabaya)

NAWACITAPOST.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memberikan kepastian bahwa ketersediaan beras di Kota Pahlawan sangat aman dan mencukupi.

Dalam bulan Januari 2024, kebutuhan beras di Kota Surabaya mencapai 15.888,03 ton, sedangkan stok yang tersedia saat ini mencapai 52.321,85 ton.

Pemkot Surabaya mengimbau agar masyarakat tidak panik dan menghindari pembelian berlebihan.

Baca Juga: Wakil Ketua DPRD Surabaya Soroti Minimnya Pengetahuan Masyarakat tentang Pemilu 2024

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Surabaya, Antiek Sugiharti, menjelaskan bahwa berdasarkan data Indeks Ketahanan Pangan (IKP), ketersediaan beras pada bulan Januari 2024 mencapai 3,30, mengalami peningkatan dari bulan Desember 2023 yang sebesar 2,93.

"Jumlah tersebut sangat mencukupi kebutuhan beras untuk penduduk Kota Surabaya, artinya kebutuhan dengan ketersediaan itu sama. Berdasarkan IKP mencapai 3,30 di bulan Januari sehingga bisa menjadi cadangan hingga 3 bulan ke depan," kata Antiek.

Antiek berharap masyarakat dapat bijak dalam berbelanja beras dan tidak perlu khawatir karena ketersediaan stok beras di Kota Pahlawan aman dan mencukupi, bahkan hingga 3 bulan ke depan.

Baca Juga: Jelajahi Sejarah Kota Lama Surabaya dengan Paket Wisata Jeep Tour Terbaru

Ia juga mengingatkan agar masyarakat memperhatikan informasi harga yang dipasang oleh Pemkot Surabaya sebelum berbelanja.

"Pemkot Surabaya bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) terus melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap stok dan harga bahan pokok agar selalu dalam keadaan aman dan mencukupi," tambahnya.

Dalam upaya mengantisipasi kenaikan harga beras, Pemkot Surabaya membentuk Kios TPID (Warung Tekan Inflasi) di beberapa pasar utama seperti Pasar Wonokromo, Pasar Tambahrejo, Pasar Genteng Baru, dan Pasar Pucang Anom.

Baca Juga: Buruan Daftar! Pemkot Surabaya Kembali Ajak Warga Berinovasi Melalui Lomba Inovboyo 2024

Kios TPID efektif untuk menjaga kestabilan harga karena aturan ketat dalam pembelian dan penjualan oleh masing-masing pedagang dengan harga sesuai ketentuan atau Harga Eceran Tertinggi (HET).

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopumdag) Kota Surabaya, Dewi Soeriyawati, menjelaskan bahwa kios-kios TPID juga akan diarahkan untuk menjalin kerjasama business-to-business atau transaksi langsung dengan produsen dan mitra di daerah penghasil bahan pokok.

Halaman:

Editor: Nawi.

Sumber: Pemkot Surabaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini