Minggu, 19 Juli 2026

Dyah Katarina: Pos PAUD Terpadu Surabaya Tidak Baik-baik Saja!

Photo Author
Nawi., Nawacita Post
- Minggu, 21 Januari 2024 | 02:38 WIB
Dyah Katarina, Anggota Komisi D DPRD Surabaya saat agenda reses jaring aspirasi kepada Paguyuban bunda Paud se kecamatan Sukomanunggal, Sabtu (20/1/2024) di Surabaya. (Nawi)
Dyah Katarina, Anggota Komisi D DPRD Surabaya saat agenda reses jaring aspirasi kepada Paguyuban bunda Paud se kecamatan Sukomanunggal, Sabtu (20/1/2024) di Surabaya. (Nawi)

"Kami tidak tahu, kapan kami akan dimusnahkan," ungkap Rusmiati mengundang gelak tawa bunda-bunda yang hadir.

Rusiati menjelaskan bahwa saat ini peserta didiknya mencapai 55 anak, mereka sangat antusias meskipun bunda-bundanya sudah sepuh.

Baca Juga: Perkuat Pesona Chinatown, Pemkot Surabaya Pasang Papan Nama Bahasa Mandarin di Kya-Kya Kembang Jepun

"Kami masih kuat mengikuti segala kegiatan, baik mendampingi anak-anak, maupun mengikuti segala pelatihan. Dan kami setuju, monggo bagaimana caranya agar PPT di Surabaya tetap ada bersama bunda-bundanya tanpa memandang usia," ungkap Rusiati menutup dialognya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban bunda PPT Sukomanunggal yang diwakili K3PPT, bunda Yuni mengapresiasi kinerja Dyah Katarina sebagai bundanya bunda PPT yang selama ini sangat mengerti apa yang menjadi kegelisahan para Bunda.

"Semoga apa yang selama ini menjadi perjuangan bunda Dyah mendapat kesuksesan," ucapnya.***

Halaman:

Editor: Nawi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini