NAWACITAPOST.COM - Ketua Komisi B DPRD Surabaya, Hj. Lutfiyah mengaku kaget mendengar dari awak media bahwa ada tempelan pamflet di Balai Pemuda, pengumuman penetapan restribusi untuk kegiatan pemotretan dan pengambilan video.
Dalam protesnya, Lutfiyah mempertanyakan dasar pemasangan pamflet pengumuman tersebut, padahal dirinya selaku anggota Pansus Raperda Restribusi mengetahui bahwa hal ini telah ditolak saat pembahasan.
"Waktu pembahasan retribusi dengan pansus, itu sudah di coret. Pansus tidak menyetujui ada retribusi, tapi kenapa sekarang kok masih ada tulisan bayar retribusi," ungkap Lufiyah geram, Selasa (16/1/2024).
Baca Juga: DPRD Surabaya Desak Peninjauan Ulang Retribusi Foto dan Video di Balai Pemuda
Dimana-mana, menurut Lutfiyah, yang namanya Alun-alun kota itu adalah tempat wisata yang gratis. Baik untuk rekreasi maupun ber-swafoto atau video.
"Yang pasti, saat pembahasan Raperda restribusi, kami Pansus sudah menolak hal itu," tegas Lutfiyah politisi partai Gerindra ini.
"Mudah-mudahan tempelan tersebut hanya masalah komunikasi atau ketidak pahaman pihak UPT," harapnya.
Baca Juga: Tempelan Pamflet Restribusi di Balai Pemuda: AH Thony sebut Kebablasan dan Kemunduran
Meski demikian, Lutfiyah mendesak segera ada klarifikasi dari pihak Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariswisata (Disporapar) kepada Komisi B sebagai tim Pansus Raperda Restribusi.*
Artikel Terkait
Ketua Pansus Raperda Restribusi Minta Pamflet di Balai Pemuda Surabaya 'DICOPOT'
Tempelan Pamflet Restribusi di Balai Pemuda: AH Thony sebut Kebablasan dan Kemunduran
Eropa di kota Surabaya, Pemkot Kota Pecantik Zona Wisata Kota Lama
Inspiratif! Warga Dukuh Kupang Surabaya Bersedia Bongkar Rumah demi Penanganan Banjir
Lewati Antrean, RSMM Jatim Perkenalkan Aplikasi Si Galon dan DESIS
Perkuat Pesona Chinatown, Pemkot Surabaya Pasang Papan Nama Bahasa Mandarin di Kya-Kya Kembang Jepun
Jatim Berhasil Turunkan Angka Bencana, Capai 47,9 persen di Tahun 2023
Lokasi banjir Surabayaberkurang 201 titik, Wali Kota Eri Targetkan Nol di Tahun 2026
DPRD Surabaya Desak Peninjauan Ulang Retribusi Foto dan Video di Balai Pemuda
Pembangunan Suroboyo Kutho Lawas Lambat, DPRD Surabaya: Pemkot Lemah Perencanaan